TOPIK
Berita Lingkungan
-
Kondisi Kota Gorontalo pada hari pertama Tahun Baru 2026 terpantau relatif bersih usai perayaan pergantian tahun.
-
Tumpukan sampah di sekitar Danau Limboto, Kabupaten Gorontalo, telah mencapai tingkat yang sangat memprihatinkan.
-
Setiap tahun, ribuan burung dari belahan utara bumi melakukan perjalanan ribuan kilometer melintasi langit dunia.
-
Dari pantauan Tribun Gorontalo di lapangan, Kamis (13/2/2025) tumpukan sampah itu berhamburan di samping Pengadilan Negeri (PN) Limboto tepat dipertig
-
Fenomena ini diperkirakan akan mempercepat kehilangan es dan berkontribusi terhadap kenaikan permukaan laut global.
-
Pantauan TribunGorontalo.com, tumpukan ini terletak di pinggir jalan, tepat di area bahu jalan, sehingga memengaruhi estetika serta kenyamanan penggun
-
“Setiap tahun, volume sampah terus meningkat. Kami mengajak semua pihak untuk bekerja sama, karena ini adalah persoalan bersama,” tutupnya. (*)
-
Dalam karikaturnya, Yayat menyoroti kebiasaan buruk masyarakat Gorontalo, terutama yang bermobil, membuang sampah sembarangan.
-
Sungai yang sebelumnya melewati jalur utama di bendungan tersebut, kini membentuk jalur baru yang melintasi wilayah Dusun Baleya, Desa Molintogupo, Su
-
Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan, menyatakan bahwa rancangan revisi ini mencakup empat poin utama, salah satunya adalah prioritas izin
-
Tentu saja, masalah sampah yang terus terjadi di kawasan ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah dan masyarakat, agar kerjasama dapat dilakukan
-
Sejumlah titik di kota ini dipenuhi tumpukan sampah liar, menciptakan pemandangan yang memprihatinkan sekaligus mengganggu kenyamanan dan kesehatan wa
-
Tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau tak sedap yang mencemari udara di kawasan tersebut.
-
Walhi menduga, tambang inilah pemicu banjir bandang di Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango.
-
Proyek ini, yang diklaim sebagai solusi energi terbarukan, justru dianggap sebagai ancaman serius bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyar
-
Masyarakat mengungkapkan kekhawatiran atas lambatnya respon pemerintah dalam mengelola sampah, yang mengakibatkan penumpukan di berbagai titik. Situas
-
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk membersihkan drainase dan mencari solusi jangka panjang demi kenyamanan dan keselamatan mas
-
Banyak warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar masalah ini tidak berlarut-larut dan menciptakan kondisi yang lebih bersih dan sehat d
-
Perubahan ekosistem, penggundulan hutan, pencemaran air, hingga degradasi lahan kini menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan hidup di kawasan ini.
-
Tujuannya jelas untuk memperlambat pemanasan global sambil memberi waktu untuk mengurangi emisi karbon dioksida.
-
Kondisi ini tampak semakin parah, dengan sampah yang hampir mencapai tengah jalan, mengganggu arus lalu lintas dan mengancam keselamatan pengguna jala
-
Para ilmuwan menyebutnya sebagai tanda yang sangat mengkhawatirkan bahwa es di daratan di banyak tempat bisa lenyap lebih cepat dari yang diperkirakan
-
Misi utama mereka adalah melindungi sumber daya air dari hulu ke hilir, mencakup wilayah dari Hutan Boliyohuto hingga Kecamatan Bilato.
-
Dinas Lingkungan Hidup, Pertanahan dan Perhubungan (DLHPP) Bone Bolango hanya memiliki 5 truk pengangkut sampah.
-
Tumpukan yang didominasi oleh sampah plastik ini terlihat menggunung dan menimbulkan bau tak sedap di sekitaran area tersebut.
-
Pantauan TribunGorontalo.com pada Selasa (14/5/2024), tumpukan sampah tersebut didominasi oleh sampah rumah tangga dan mengeluarkan bau busuk yang men
-
Bau busuk yang menyengat dan pemandangan kumuh sampah yang berserakan tak hanya mengganggu keindahan desa, tapi juga membahayakan kesehatan masyarakat
-
Pantauan TribunGorontalo.com, terdampat tumpukan sampah di Jalan Prof. Dr. Aloe Saboe, Kecamatan Kota Utara pada Sabtu (11/5/2024).
-
"Sudah tau tidak ada tempat sampah di situ, malah dijadikan tumpukan sampah," ujar Andris Amir, Kepala Dinas DLH Kota Gorontalo kepada TribunGorontalo
-
Menurut warga sekitar, sampah tersebut sudah menumpuk selama beberapa hari dan belum diangkut oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved