Selasa, 3 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Atasi Kemacetan Simpang Lima Telaga, Pemprov Gorontalo Mulai Studi Kelayakan Pembangunan Flyover

Pemerintah Provinsi Gorontalo memikirkan kebijakan baru untuk mengurai kemacetan kronis di kawasan vital Simpang Lima Telaga

Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Atasi Kemacetan Simpang Lima Telaga, Pemprov Gorontalo Mulai Studi Kelayakan Pembangunan Flyover
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
RENCANA FLYOVER -- Kepadatan kendaraan di Simpang Lima Telaga - Kota Gorontalom, Jumat (27/2/2026). Pemerintah berencana bangun Flyover di Simpang Lima Telaga - Kota Gorontalo. 

Ringkasan Berita:
  • Pemprov Gorontalo memulai Feasibility Study pembangunan jembatan layang (flyover) di Simpang Lima Telaga sebagai solusi permanen mengatasi kemacetan kronis
  • Langkah ini diambil karena rekayasa lalu lintas seperti traffic light, perluasan bundaran, dan pembatas jalan terbukti tidak efektif mengurai kepadatan kendaraan yang melebihi 75 persen
  • Rencana pembangunan mendapat respons positif dari masyarakat dan pengemudi bentor, mengingat kondisi saat ini sudah sangat mengganggu mobilitas ekonomi

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Provinsi Gorontalo memikirkan kebijakan baru untuk mengurai kemacetan kronis di kawasan vital Simpang Lima Telaga, Kota Gorontalo.

Pemprov Gorontalo mulai memasuki tahap awal perencanaan, yakni melakukan Feasibility Study atau studi kelayakan pembangunan jembatan layang (flyover).

Langkah ini diambil setelah berbagai upaya rekayasa lalu lintas konvensional yang diterapkan selama ini dinilai tidak lagi efektif.

Kemacetan di lokasi tersebut sudah berada pada level yang mengganggu mobilitas ekonomi masyarakat.

Pemerintah sadar bahwa solusi jangka panjang mutlak diperlukan.

Kepala Dinas PUPR-PRKP Provinsi Gorontalo, Aries Ardianto, mengungkapkan bahwa fokus pemerintah tahun ini adalah melakukan kajian menyeluruh.

Kajian ini penting sebelum melangkah ke tahap pembangunan fisik jembatan layang.

"Jadi dilakukan analisis kemudian dikaji apakah layak tidak hal itu dilakukan," ujar Aries saat ditemui TribunGorontalo.com, Jumat (27/2/2026).

Pihaknya ingin memastikan bahwa proyek ini benar-benar menjadi solusi yang tepat.

Dorongan untuk membangun Flyover ini muncul bukan tanpa alasan yang kuat.

Faktor teknis dan volume kendaraan menjadi dasar utama pertimbangan pemerintah.

Baca juga: Warga Talaga Jaya Sumringah Sambut Pasar Murah di Desa Luwoo Gorontalo: Terima Kasih Pak Bupati

Kegagalan Skema Konvensional

Arus lalu lintas di simpang lima Telaga, Jumat (27/2/2026)
PEMBANGUNAN FLYOVER -- Arus lalu lintas di simpang lima Telaga, Jumat (27/2/2026). Pemprov Gorontalo mulai studi kelayakan pembangunan flyover (Sumber Foto: Herjianto Tangahu)

Sejumlah faktor teknis telah dibahas bersama Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo. 

Pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan Kelas II Gorontalo juga dilibatkan dalam diskusi ini.

Berbagai simulasi dan skema rekayasa lalu lintas ternyata sudah pernah dicoba di simpang tersebut. Namun, semua upaya tersebut belum menemukan solusi yang benar-benar efektif mengurai kemacetan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 03 Maret 2026 (13 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:14
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved