Toko Emas Tutup
Berbeda dengan Pohuwato, Toko Emas di Pasar Sentral Gorontalo Tetap Layani Pembelian Emas Tambang
Beda sikap dengan pengusaha di Pohuwato, sejumlah toko emas di Kota Gorontalo masih menerima pembelian emas seperti biasa,
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/TOKO-EMAS-Sejumlah-gerai-toko-emas-di-Pasar-Sentral-Kota.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Beda sikap dengan pengusaha di Pohuwato, sejumlah toko emas di Kota Gorontalo masih menerima pembelian emas seperti biasa, terutama pedagang di kawasan Pasar Sentral Kota Gorontalo, Selasa (3/3/2026).
Sejumlah toko emas di sentra perdagangan emas Kota Gorontalo terpantau tetap beroperasi normal dan masih melayani transaksi jual beli, termasuk pembelian emas dari masyarakat.
Pantauan TribunGorontalo.com sekitar pukul 08.45 Wita menunjukkan sebagian gerai masih tertutup.
Namun memasuki pukul 09.00 Wita, satu per satu toko mulai membuka pintu dan menerima pembeli seperti biasa.
Kawasan Pasar Sentral yang berada di Jalan Pattimura dan Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Limba U Dua, Kecamatan Kota Selatan, menjadi pusat transaksi emas di ibu kota provinsi.
Di lokasi ini berdiri sejumlah toko emas seperti Logam Jaya, Mega Mas, Sinar Tambang, Sejahtera, Sinar Mulia, Marannu, Sinar Emas Baru, hingga Istana.
Baca juga: Pemerintah Umumkan THR Ojol dan Karyawan Swasta Wajib Dibayar Penuh, Cair Paling Lambat H-7 Lebaran
Pemilik Toko Emas Istana, Maulana, menjelaskan bahwa jam operasional toko-toko emas di kawasan tersebut memang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita.
“Belum buka yang lain, mungkin setelah jam 10.00 Wita,” ujarnya.
Berbeda dengan informasi yang berkembang di Pohuwato, Maulana menegaskan pihaknya tetap melakukan pembelian emas dari masyarakat.
“Kalau harga beli, torang kadang membeli,” katanya.
Ia menjelaskan harga emas di tokonya saat ini berada di angka Rp 2.305.000 per gram, mengikuti harga yang ditetapkan pabrik.
“Kan torang ambil ini di pabrik, pabrik kasih keluar harga, torang pakai itu,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengakui selama Ramadan aktivitas penjualan cenderung lebih sepi dibanding hari biasa.
Maulana juga mengaku belum mengetahui isu penutupan toko emas di Pohuwato yang ramai diperbincangkan dalam beberapa hari terakhir.
Penambang Pohuwato Mengeluh
Sebelumnya diberitakan, sejumlah toko emas di Kabupaten Pohuwato diduga tidak lagi membeli emas hasil tambang milik para penambang setempat.