Sabtu, 14 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Sinergi BI dan Pemprov Gorontalo, 288 Pelaku Usaha Ramaikan Bazar Ramadan 2026

Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS)

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Sinergi BI dan Pemprov Gorontalo, 288 Pelaku Usaha Ramaikan Bazar Ramadan 2026
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
BAZAR RAMADAN -- Opening Ceremony Bazar Ramadan 2026. Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) dalam menggelar Bazar Ramadan 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Bank Indonesia Gorontalo berkolaborasi dengan Pemprov Gorontalo dan KDEKS menggelar Bazar Ramadan 2026 (19 Februari – 15 Maret) untuk memperkuat UMKM, ekonomi syariah, serta kemandirian ekonomi pesantren
  • Sebanyak 288 pelaku usaha turut ambil bagian, yang terdiri dari 175 UMKM peserta langsung dan 113 pelaku usaha yang menitipkan produknya di Galeri UMKM Olaku
  • Bazar tahun ini dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan pameran produk pertanian organik pesantren

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Gorontalo bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) kembali bersinergi menggelar Bazar Ramadan 2026.

Kegiatan ini berlangsung mulai 19 Februari hingga 15 Maret 2026. Pantauan di lokasi pada Senin (23/2/2026) sore, bazar yang dipusatkan di Galeri UMKM Olaku BI Gorontalo tersebut menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat UMKM, mendorong ekonomi dan keuangan syariah, sekaligus membangun kemandirian ekonomi pesantren.

Opening Ceremony Bazar Ramadan 2026 dibuka langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Kanwil Kemenag, pimpinan OPD terkait, pengurus KDEKS, Himpunan Ekonomi Bisnis Pondok Pesantren (HEBITREN), serta Kepala Perwakilan BI Provinsi Gorontalo.

Sebanyak 288 pelaku usaha terlibat dalam bazar tahun ini. Rinciannya, 175 UMKM terdaftar langsung sebagai peserta, sementara 113 pelaku usaha lainnya menitipkan produk mereka untuk dipasarkan selama kegiatan berlangsung.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Gorontalo, Bambang Setya Permana, menjelaskan bahwa Galeri UMKM Olaku dibangun sebagai pusat pengembangan UMKM yang lahir dari kolaborasi antara BI, Pemerintah Provinsi Gorontalo, dan Dekranasda. Ia menegaskan bahwa galeri tersebut bukan sekadar tempat untuk memajang produk.

"Kami membangun ini untuk masyarakat Gorontalo; dari UMKM, oleh UMKM," ujar Bambang dalam sambutannya. Menurutnya, pengurus galeri merupakan pelaku UMKM yang terus diberikan edukasi agar mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produk mereka.

Terkait pelaksanaan bazar, Bambang menyebutkan bahwa kegiatan ini telah rutin digelar selama tiga tahun terakhir. Dalam upaya penguatan ekonomi berbasis syariah, BI juga menggandeng pondok pesantren sebagai mitra strategis.

Baca juga: Pemprov Gorontalo Siap Bayar THR ASN, Cek Perkiraan Besaran dan Jadwal Pencairan

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, saat berpidato
BAZAR RAMADAN -- Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, saat berpidato di Opening Bazar Ramadan 2026, Senin (23/2/2026). (Sumber Foto: TribunGorontalo.com, Herjianto Tangahu)

"Kami ingin bersinergi dengan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Gorontalo untuk membangun kemandirian ekonomi pesantren," katanya. Ia bahkan berharap potensi pertanian organik dari pesantren dapat ditampilkan di ajang nasional.

"Mungkin pada event PENAS nanti, kita bisa menampilkan produk pertanian organik unggulan dari Provinsi Gorontalo," jelasnya.

Sebagai bentuk inovasi, Bazar Ramadan 2026 juga dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) serta pameran produk pangan organik dari UMKM binaan, kelompok tani, dan pesantren mitra BI. Langkah ini diharapkan dapat mendukung pengendalian inflasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan komitmennya untuk menjadikan UMKM sebagai pilar utama ekonomi daerah. Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menyatakan bahwa pengembangan UMKM merupakan salah satu program unggulannya bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah.

"Apapun yang terjadi dengan UMKM, akan kita bela mati-matian," tegas Gusnar.

Meski demikian, ia menekankan bahwa pengembangan UMKM harus tetap berbasis konsep dan regulasi yang jelas, termasuk pengelompokan usaha berdasarkan skalanya. "Ada level pemula, itu kita suplai dengan bantuan modal kecil terlebih dahulu," ujarnya.

Ia menambahkan, setelah UMKM naik kelas, perlakuan dan pembinaan yang diberikan juga akan disesuaikan dengan kebutuhan serta kapasitas usaha masing-masing.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 14 Maret 2026 (24 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:05
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved