Sabtu, 7 Maret 2026

PEMPROV GORONTALO

Atasi Kemacetan Simpang Lima Telaga, Pemprov Gorontalo Mulai Studi Kelayakan Pembangunan Flyover

Pemerintah Provinsi Gorontalo memikirkan kebijakan baru untuk mengurai kemacetan kronis di kawasan vital Simpang Lima Telaga

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Atasi Kemacetan Simpang Lima Telaga, Pemprov Gorontalo Mulai Studi Kelayakan Pembangunan Flyover
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
RENCANA FLYOVER -- Kepadatan kendaraan di Simpang Lima Telaga - Kota Gorontalom, Jumat (27/2/2026). Pemerintah berencana bangun Flyover di Simpang Lima Telaga - Kota Gorontalo. 

Selain persoalan kemacetan, dampak terhadap struktur jembatan di kawasan tersebut juga sangat dikhawatirkan. Antrean kendaraan dengan beban tonase tinggi yang berlangsung lama berpotensi memengaruhi kualitas jembatan.

"Jembatan itu prinsipnya bukan didesain untuk beban tetap yang lama," jelasnya.

Meski jembatan dirancang untuk menahan beban kejut, kondisi beban statis dalam waktu lama bukanlah peruntukannya.

"Memang beban kejut ada, tapi bukan yang lama," sambungnya.

Baca juga: Nama-nama 23 Kepala Puskesmas Dilantik Bupati Gorontalo per 27 Februari 2026

Langkah Menuju Flyover

Studi Kelayakan menjadi pijakan awal sebelum keputusan pembangunan Flyover benar-benar diambil.

"Walaupun secara kasat mata sudah layak dibuat," ujar Aries.

Aspek ukuran, model, hingga kebutuhan teknis lainnya harus ditentukan berdasarkan hasil kajian ilmiah.

Secara umum, Flyover yang direncanakan akan berbentuk jembatan layang melintasi simpang.

Desain finalnya belum ditetapkan hingga kajian selesai dilaksanakan. Setelah studi kelayakan rampung, akan dibuat beberapa model desain untuk dipilih yang paling sesuai.

Aries menyebut program ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.

"Beliau berharap lebih cepat lebih bagus," pungkas Aries.

Tanggapan Warga dan Pengemudi Bentor

Rencana pembangunan Flyover ini mulai mendapat beragam respons positif dari masyarakat. Para pengemudi bentor yang setiap hari merasakan kepadatan lalu lintas di Jembatan Telaga merasa terbantu.

Dua di antaranya adalah Sofyan Harun dan Karam Masalata, warga Desa Hulawa. Sebagai pengemudi bentor yang mangkal di Jembatan Telaga, mereka sangat memahami dinamika arus lalu lintas.

Awalnya mereka bingung dengan model flyover, namun setelah dijelaskan, mereka setuju.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 07 Maret 2026 (17 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved