Pemprov Gorontalo
Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gusnar-Idah: Pemprov Gorontalo Serahkan Bantuan Komunitas Bentor
Pemerintah Provinsi Gorontalo menjadikan momentum refleksi satu tahun kepemimpinan sebagai ajang memperkuat kedekatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-penyerahan-bantuan-secara-simbolis-kepada-perwakilan.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gubernur menegaskan kesejahteraan pengemudi bentor sebagai indikator penting ekonomi kerakyatan, dengan program nyata seperti pembagian sembako dan fasilitas SIM gratis bagi 150 pengemudi
- Pemerintah berencana membangun pusat koordinasi “Markas Bentor” sebagai simbol pengakuan profesi pengemudi bentor sekaligus sarana peningkatan ekonomi komunitas
- Meski anggaran daerah menurun, Gubernur tetap memprioritaskan program rakyat
(Penulis: Yunima Hasan, Mahasiswa Jurusan Bahasa UNG)
TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Provinsi Gorontalo menjadikan momentum refleksi satu tahun kepemimpinan Gusnar Ismail dan Idah Syahidah sebagai ajang memperkuat kedekatan dengan rakyat kecil, khususnya para pengemudi bentor.
Kegiatan seleksi dan evaluasi capaian kinerja satu tahun tersebut digelar dengan khidmat di Hulontalo Ballroom, Jalan Arif Rahman Hakim, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada Selasa (24/2/2026).
Acara yang dimulai pukul 16.00 Wita ini tidak hanya menjadi seremoni birokrasi, tetapi juga ruang dialog terbuka bagi berbagai elemen masyarakat di Bumi Serambi Madinah.
Salah satu momen paling berkesan dalam refleksi ini adalah kehadiran perwakilan dari Asosiasi Persatuan Ikatan Pemuda Bentor Provinsi Gorontalo.
Gubernur Gusnar Ismail menegaskan bahwa kesejahteraan pengemudi bentor merupakan indikator penting dalam denyut ekonomi kerakyatan di Provinsi Gorontalo.
Dalam kesempatan tersebut, apresiasi mendalam datang dari Yasin Abdullah, Ketua Asosiasi Persatuan Ikatan Pemuda Bentor yang hadir langsung di lokasi.
Pria berusia 43 tahun itu mengungkapkan rasa syukurnya karena selama setahun terakhir, pemerintah provinsi terus melibatkan komunitas bentor dalam berbagai kebijakan strategis.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Gubernur karena selama ini telah mengikutsertakan kami dalam kegiatan seperti ini," ujar Yasin dengan nada haru.
Yasin menilai, perhatian Gusnar Ismail selama setahun menjabat telah memberikan rasa bangga tersendiri bagi para pejuang jalanan tersebut.
Prestasi-prestasi yang diraih pemerintah daerah dalam satu tahun terakhir dianggap sebagai prestasi milik rakyat Gorontalo secara keseluruhan, termasuk para pengemudi bentor.
Salah satu terobosan yang paling dinanti oleh komunitas ini adalah rencana Gubernur untuk membangun "Markas Bentor" sebagai pusat koordinasi mereka.
Rencana pembangunan markas ini dinilai bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan simbol pengakuan pemerintah terhadap profesi pengemudi bentor.
"Dengan adanya rencana Pak Gubernur membangun markas, itu menjadi keuntungan besar bagi kami untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi komunitas," tambah Yasin.