Berita Lingkungan
Es Raksasa Amerika Utara Mencair Dua Kali Lebih Cepat, Pertanda Krisis Iklim yang Mengerikan
Para ilmuwan menyebutnya sebagai tanda yang sangat mengkhawatirkan bahwa es di daratan di banyak tempat bisa lenyap lebih cepat dari yang diperkirakan
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM -- Lapangan Es Juneau, salah satu wilayah gletser terbesar di Amerika Utara, mencair dua kali lebih cepat dibandingkan sebelum tahun 2010.
Para ilmuwan menyebutnya sebagai tanda yang sangat mengkhawatirkan bahwa es di daratan di banyak tempat bisa lenyap lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.
Temuan ini, yang dipublikasikan di jurnal Nature Communications, menunjukkan bahwa Lapangan Es Juneau kehilangan 1,4 mil kubik es per tahun antara 2010 dan 2020.
Ini merupakan percepatan tajam dibandingkan dengan dekade sebelumnya, dan bahkan lebih tajam jika dibandingkan dengan pertengahan abad ke-20 atau sebelumnya.
Secara keseluruhan, lapangan es tersebut telah kehilangan seperempat dari volumenya sejak akhir abad ke-18.
Hal ini merupakan bagian dari periode ekspansi gletser yang dikenal sebagai Zaman Es Kecil.
Para ilmuwan memperingatkan bahwa gletser di banyak wilayah bisa melewati titik kritis di mana pencairannya meningkat dengan cepat.
Hal ini dapat menyebabkan kenaikan permukaan laut global yang signifikan dan dampak lain yang dahsyat.
"Jika kita mengurangi karbon, maka kita memiliki harapan lebih besar untuk mempertahankan massa es yang indah ini," kata Bethan Davies, seorang ahli glasiologi di Universitas Newcastle di Inggris yang memimpin penelitian baru ini.
"Semakin banyak karbon yang kita tambahkan, semakin besar risiko kita kehilangan mereka secara permanen dan tak terbalikkan," katanya lagi.
Nasib es Alaska sangat penting bagi dunia. Di wilayah lain di planet ini, pencairan gletser diperkirakan akan memberikan kontribusi lebih besar terhadap kenaikan permukaan laut global pada abad ini.
Penelitian ini merupakan pengingat yang kuat akan urgensi perubahan iklim. (*)
| Banjir Pohuwato Tak Bisa Disalahkan ke PETI Saja, Ini Kata WALHI Gorontalo |
|
|---|
| Gercep! Tim Kebersihan Pastikan Sampah Sisa Tahun Baru di Kota Gorontalo Tak Kesiangan |
|
|---|
| TPA Talumelito Gorontalo Masih Andalkan Cara 'Kuno' Kelola Sampah, Anggaran Tak Sampai Rp 1 Miliar |
|
|---|
| Tumpukan Sampah di Danau Limboto Kian Mengkhawatirkan, Warga dan Nelayan Mengeluh Bau Busuk |
|
|---|
| Jadi Rest Area Burung Migran dari Berbagai Negara, Kondisi Danau Limboto Gorontalo Disorot Aktivis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Es-mencair-alarm-bahasa-untuk-iklim.jpg)