Berita Lingkungan
SIEJ Gorontalo Ajak Jurnalis dan Persma Kolaborasi Liputan Kerusakan Lingkungan
Perubahan ekosistem, penggundulan hutan, pencemaran air, hingga degradasi lahan kini menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan hidup di kawasan ini.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Kerusakan lingkungan di Gorontalo semakin nyata dan mengkhawatirkan.
Perubahan ekosistem, penggundulan hutan, pencemaran air, hingga degradasi lahan kini menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan hidup di kawasan ini.
Dalam menghadapi krisis ini, The Society of Indonesian Environment Journalists (SIEJ) Simpul Gorontalo menginisiasi kolaborasi liputan.
SIEJ bersama Perkumpulan Biodiversitas Gorontalo (Biota) mengajak jurnalis dan pers mahasiswa bergerak bersama dalam upaya penyelamatan lingkungan.
Inisiatif ini bukan hanya sekadar liputan biasa, tetapi panggilan untuk memanfaatkan kekuatan media dan jurnalistik dalam memperjuangkan masa depan lingkungan Gorontalo.
Melalui kolaborasi liputan bertema "Bergerak Dengan Tujuan, Beraksi Dengan Liputan, Dan Berdampak Dengan Gerakan Perubahan", diharapkan semakin banyak pihak yang peduli dan mengambil tindakan nyata.
"Penting bagi kita semua, terutama para jurnalis dan mahasiswa yang memiliki akses ke masyarakat luas, untuk bersatu dalam menyuarakan isu-isu lingkungan," ungkap Zul Mangkau, Ketua SIEJ Simpul Gorontalo, Sabtu (21/9/2024).
Menurutnya, liputan yang tajam dan berdasar fakta dapat mendorong perubahan kebijakan dan perilaku masyarakat yang lebih ramah lingkungan.
"Panggilan kolaborasi ini terbuka hingga 27 September 2024 dan terbuka bagi seluruh jurnalis serta pers mahasiswa di Gorontalo yang memiliki semangat untuk terlibat dalam aksi nyata bagi lingkungan," ungkap Zul Mangkau.
Bagi yang tertarik, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan bit.ly/PanggilanKolaborasiLiputanGorontalo.
"Mari bergerak bersama!" seru Zul.
Ia menambahkan, bahwa saatnya menggunakan kekuatan kata dan gambar untuk menyelamatkan bumi Gorontalo dari ancaman kerusakan yang semakin masif.
Selamatkan Gorontalo
jurnalis untuk Lingkungan
Aksi Hijau
SIEJ Gorontalo
BIOTA
The Society of Indonesian Environment Journalists
| Banjir Pohuwato Tak Bisa Disalahkan ke PETI Saja, Ini Kata WALHI Gorontalo |
|
|---|
| Gercep! Tim Kebersihan Pastikan Sampah Sisa Tahun Baru di Kota Gorontalo Tak Kesiangan |
|
|---|
| TPA Talumelito Gorontalo Masih Andalkan Cara 'Kuno' Kelola Sampah, Anggaran Tak Sampai Rp 1 Miliar |
|
|---|
| Tumpukan Sampah di Danau Limboto Kian Mengkhawatirkan, Warga dan Nelayan Mengeluh Bau Busuk |
|
|---|
| Jadi Rest Area Burung Migran dari Berbagai Negara, Kondisi Danau Limboto Gorontalo Disorot Aktivis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-penggundulan-hutan-atau-deforestasi-di-Provinsi-Gorontalo.jpg)