Ramadan 2026

Driver hingga Pengacara Gorontalo Bicara Menu Sahur Favorit, Daging Ayam Jadi Primadona

Menjelang hari pertama Ramadan 1447 Hijriah, sejumlah masyarakat Gorontalo mulai mempersiapkan diri

Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com
MENU FAVORIT -- Ariska Tangkudung (ujung kiri), Djelin Lasena (tengah), dan Mila Karmila (ujung kanan). Daging ayam masih jadi menu favorit sahur. 

Ringkasan Berita:
  • Dari driver, mahasiswa, hingga pengacara, daging ayam tetap menjadi menu favorit sahur karena praktis, bergizi, dan mudah diolah
  • Warga lebih fokus pada kesiapan ibadah, sementara penyesuaian jam kerja dan kebijakan WFH membantu menjaga stamina selama puasa
  • Meski berbeda latar belakang pekerjaan, masyarakat Gorontalo kompak menyambut Ramadan dengan niat tulus, menyeimbangkan aktivitas kerja dan ibadah

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Menjelang hari pertama Ramadan 1447 Hijriah, sejumlah masyarakat Gorontalo mulai mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan. 

Menariknya, meski datang dari latar belakang pekerjaan yang berbeda, terdapat satu kesamaan mencolok di meja makan mereka: daging ayam tetap menjadi menu andalan utama untuk sahur.

Kepraktisan dan kandungan gizi daging ayam dinilai menjadi alasan utama mengapa menu ini nyaris tidak pernah absen saat santap sahur di berbagai kalangan warga Gorontalo.

Djelin Lasena, seorang driver Maxim di Gorontalo, mengaku tidak memiliki persiapan mewah. 

Baginya, menu rumahan yang simpel adalah kunci agar tetap kuat mengaspal dari pagi hingga usai tarawih.

"Kalau sahur, biasa saja. Makanan rumahan. Ayam, seperti kebanyakan orang Gorontalo," ujar Djelin kepada TribunGorontalo.com, Rabu (18/2/2026).

Djelin Lasena, driver Maxim
MENU SAHUR -- Djelin Lasena, driver Maxim di Gorontalo. Djelin mengungkap menu favoritnya. (Sumber Foto: TribunGorontalo.com, Jefry Potabuga)

Bagi Djelin, puasa bukan alasan untuk kendor mencari nafkah. Ia justru melihat Ramadan sebagai momen melatih kedisiplinan waktu.

"Insyaallah bisa puasa full. Tetap kerja dari pagi sampai selesai tarawih," tambahnya optimis.

Senada dengan Djelin, kalangan akademisi pun tak berpaling dari olahan ayam.

Ariska Tangkudung, mahasiswa Sistem Informasi Universitas Ichsan (Unisan) yang tengah magang di Kantor Wali Kota Gorontalo, menyebut ayam sebagai tradisi tahunan.

 "Ayam. Pasti ayam. Itu menu tiap tahun," cetus Ariska sambil tersenyum.

Selain soal makanan, Ariska merasa terbantu dengan adanya penyesuaian jam kerja selama Ramadan di tempatnya magang.

"Biasanya pulang jam 4, sekarang jadi jam 3 sore. Ada juga kebijakan WFH di hari tertentu," jelasnya.

Dari kalangan profesional, Mila Karmila yang berprofesi sebagai pengacara, menyambut Ramadan dengan persiapan yang lebih mendalam, baik fisik maupun spiritual. Namun soal selera lidah, ia setuju dengan warga lainnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 21 Februari 2026 (3 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:21
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:17

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved