TOPIK
Gangguan Ginjal Akut
-
Melalui keterangan resmi yang dikutip pada Selasa (8/11/2022), BPOM meminta ketiga farmasi tersebut untuk menghentikan kegiatan produksi sirup obat,
-
Penambahan kasus baru dan jumlah kematian setelah tanggal 18 Oktober 2022 menurun jauh dibandingkan dengan sebelum 18 Oktober 2022.
-
Menurut Yana, rumah sakit dilarang menerima pasien dengan gejala gangguan ginjal akut, jika tidak memiliki sejumlah fasilitas,
-
Menurut dr Yana Yanti Suleman, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, gejala gangguan ginjal akut pada anak tidak melulu dengan demam.
-
Namun kemudian dirujuk ke RS Kandou Manado, Sulawesi Utara sebagai rumah sakit rujukan dialisis anak sesuai Surat Edaran Direktorat Jenderal Pelayanan
-
Karena mengalami gejala gangguan ginjal akut, sesuai Surat Edaran Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor SR.01.05/III/3461/2022,
-
Hingga saat ini, menurut kepala dinas dr Yana Yanti Suleman, dari 20 provinsi yang sudah melaporkan kasus gangguan ginjal akut, Gorontalo
-
Kata Agil, kebijakan itu merespon instruksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait larangan sementara penjualan obat jenis sirup.
-
Terapi non-medis khusus anak demam menurut Djayadi Azis berupa kompres air hangat. Ia pun meminta orang tua tak khawatir.
-
Per 18 Oktober 2022, sudah ada 206 kasus yang dilaporkan dari 20 provinsi, dengan angka kematian sebanyak 99 anak.
-
Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo bahkan menginformasikan gejala gangguan ginjal akut pada anak itu melalui media sosial.
-
Kepala Dinas, dr Yana Yanti menjelaskan, instruksi Kemenkes terkait larangan peredaran obat sirup akan ditindaklanjuti dengan surat edaran.