Gangguan Ginjal Akut
Breaking News: Satu Kasus Gangguan Ginjal Akut Ditemukan di Gorontalo, Dinkes Sebut Masih Probable
Karena mengalami gejala gangguan ginjal akut, sesuai Surat Edaran Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor SR.01.05/III/3461/2022,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/24102022_Hospital.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Seorang bocah usia tiga tahun asal Gorontalo, meninggal di RS Kandou Manado, Sulawesi Utara. Dinkes Gorontalo menyebut bocah tersebut probable mengalami Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal.
Sebelum meninggal, bocah tersebut mengalami gejala yang sama dengan gangguan ginjal akut, yakni demam, mual, dehidrasi, batuk pilek, malaise, nafsu makan menurun, nyeri perut, perdarahan saluran pencernaan dan kencing yang berkurang.
“Kami menerima laporan dari Rumah Sakit MM. Dunda Limboto, Jum’at (21/10/2022) ada pasien (3 thn) Probable Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal di Provinsi Gorontalo dan telah mendapat perawatan intensif,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, dr Yana Yanti Suleman.
Karena mengalami gejala gangguan ginjal akut, sesuai Surat Edaran Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor SR.01.05/III/3461/2022, bocah tersebut dirujuk ke RS Kandou Manado sebagai rumah sakit rujukan dialisis anak.
Sayangnya, nyawa bocah tersebut tidak tertolong, “dan dinyatakan meninggal dunia hari ini, Minggu (23/10/2022),” ungkap Yana.
Yana turut berduka cita atas meninggalnya pasien tersebut dan saat ini sedang dalam proses pemulangan ke Gorontalo.
Baca juga: Kasus Sirup Sebabkan Ginjal Akut, Ini Kata Apoteker Indonesia
“Dengan adanya kasus ini kami berharap masyarakat tetap tenang dan mengikuti anjuran Kemenkes.” imbau Yana.
Ia juga meminta masyarakat Gorontalo tidak membeli obat sembarangan. Jika anak-anak sakit, ia meminta segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan, baik di dokter praktek mandiri, puskesmas, dan rumah sakit.
“Jangan mengobati sendiri,” kata Yana.
Ia juga berpesan, masyarakat yang memiliki balita dan menampakkan gejala-gejala Gangguan Ginjal Akut seperti penurunan jumlah air seni dan frekuensi buang air kecil dengan atau tanpa demam, diare, batuk pilek, mual dan muntah agar segera membawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit.
“Puskesmas dan Rumah Sakit siap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami gejala penyakit ini dan tetap berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika sedang mengkonsumsi obat” tukas Yana. (*)