TOPIK
Human Interest Story
-
Ismail Kadir adalah satu dari 36 buruh pelabuhan yang masih aktif bekerja di Pelabuhan Ferry Gorontalo.
-
Kini secara resmi jabatan Kapolsek Bone Bolango dipegang oleh AKBP Supriantoro. AKBP Supriantoro merupakan putra kelahiran Nganjuk, Jawa Timur 1978
-
Banyak yang mengenal Espin Tulie sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo. Namun, dibalik jabatan itu, ada cerita unik sebelum dirinya jadi legislator.
-
Roni Mantu, warga Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, bercerita 17 tahun menjadi supir rental di Gorontalo.
-
Menjelang malam Tumbilotohe atau malam pasang lampu di Kota Gorontalo penjual lampu botol mulai bermunculan salah satunya Iin Sutopo.
-
Fauzan Damolawan (20), mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab di IAIN Sultan Amai Gorontalo.
-
Sintia Putri Narsem (16) merupakan siswa SMK 1 Bulango Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
-
Iwan (42), pemulung asal Desa Talumelito, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, menceritakan perjuangannya mencari nafkah.
-
Yodin Wumu, petugas pengangkut sampah menceritakan pengalamannya bekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gorontalo.
-
Ella Ismail (57), pemilik pangkalan menceritakan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram di Desa Pauwo, Kelurahan Tumbihe
-
Sunarti Kantu (54), pedagang di Pantai Kurenai, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
-
Alkaf Prayoga (26) menceritakan pengalaman dirinya selama menjadi mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo.
-
Suprianti (23) mahasiswi Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, IAIN Sultan Amai Gorontalo.
-
Ikamina Gombo, mahasiswi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
-
Asna memiliki empat orang anak di mana anak pertamanya telah berkeluarga. Anak keduanya kini telah bergelar sarjana dan telah bekerja
-
Dalam perbincangan bersama Tribun Gorontalo di Kantor Lurah Tinelo, Jumat (21/2/2025), ia mengenang perjalanan panjang dan penuh tantangan yang telah
-
Frediyanto Monoarfa (19), warga Desa Bulotalangi, Bone Bolango, Gorontalo, gemar mengikuti lomba desain poster.
-
Sinta Dewi Ginoga (26), dosen muda bercerita tentang kiat menjadi tenaga pendidikan.
-
Arni Nuruji (20) mahasiswi Jurusan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menjalankan usaha aksesori handphone.
-
Sri Muliani Dama (20), warga Desa Balayo, Patilanggio, Pohuwato, Gorontalo, langganan juara menulis puisi di kancah nasional.
-
Fajar Nur Cahyo (25), mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) membangun bisnis tempat print dan es teh.
-
Saprudin Kamaru (75), warga Kelurahan Ipilo, Kota Gorontalo, setiap hari bekerja sebagai sopir bentor (becak motor).
-
Meys Tahir (21) warga Desa Tabongo, Kabupaten Bualemo, Gorontalo, merupakan mahasiswa di Universitas Negeri Gorontalo.
-
Hairul (20) warga Kota Gorontalo berjualan es kopi menggunakan sepeda listrik.
-
Ilham Bin Yasin (25) penjual durian meraup omzet Rp30 juta dalam sehari.
-
Khoerul Anwar, pria asal Jawa Timur pemilik Es Teler Bang Dhio di Kota Gorontalo.
-
Mas Diman, pria asal Jawa Tengah berjualan es di Kota Gorontalo sejak 1975.
-
Cerita Rahim Badu seorang tokoh agama asal Desa Pangi, Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo yang makin banyak mendapatkan undangan
-
Marni (45), ibu lima anak asal Kota Raya, Sulawesi Tengah, berjualan bakso di Taman Kota Gorontalo.
-
Asia Nasaru (85), warga Desa Pilobuhutadesa Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.