Human Interest Story
Cerita Sinta Dewi Ginoga Dosen Gorontalo Berusia 26 Tahun, Kiat Jadi Pengajar Profesional
Sinta Dewi Ginoga (26), dosen muda bercerita tentang kiat menjadi tenaga pendidikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sinta-Dewi-Ginoga.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Sinta Dewi Ginoga (26), dosen muda bercerita tentang kiat menjadi tenaga pengajar profesional.
Sinta mengaku sangat menyukai kegiatan belajar mengajar.
"Berbagi ilmu pengetahuan dengan mahasiswa adalah hal yang saya senangi, karena menurut saya di saat saya mengajar, di situ juga saya belajar" ucap Sinta saat dihubungi via panggilan WhatsApp, Kamis (20/2/2025).
Sinta berasal dari Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara.
Ia kemudian merantau ke Gorontalo untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Negeri Gorontalo dan mengambil Jurusan Bahasa Indonesia.
Setelah lulus, Sinta sempat pulang ke kampung halamannya di Bolmong.
Ia mengajar kurang dari satu tahun sebelum akhirnya kembali merantau ke Gorontalo.
Sinta lantas melanjutkan Program Pascasarjana Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Negeri Gorontalo.
Usai menyelesaikan studinya, Sinta memutuskan menetap dan mengajar sebagai dosen di Universitas Bina Mandiri.
"Alasan saya memilih mengajar di Gorontalo karena terdapat beberapa tempat yang dapat menambah pengetahuan saya. Salah satunya adalah tempat literasi yang mudah dijangkau" ungkapnya.
Menurut Sinta, kesuksesan tidak datang dalam semalam.
Ia telah memulai kariernya sebagai guru di salah satu SMAN di Gorontalo.
"Sebelum saya menjadi seorang dosen, saya menjadi guru di SMAN yang berada di Gorontalo" bebernya.
Dalam menghadapi tantangan akademik, Sinta memiliki strategi tersendiri.
"Strategi saya adalah saya akan menjelaskan terlebih dahulu materi yang akan kita pelajari, kemudian satu per satu mahasiswa akan saya ajak bertukar pikiran," jelas Sinta.
Baca juga: Arni Nuruji Mahasiswi UNG Gorontalo Jalani Usaha Aksesori Handphone, Modal Rp7 Juta