Human Interest Story
Arni Nuruji Mahasiswi UNG Gorontalo Jalani Usaha Aksesori Handphone, Modal Rp7 Juta
Arni Nuruji (20) mahasiswi Jurusan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menjalankan usaha aksesori handphone.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Arni-Nuruji.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Arni Nuruji (20) mahasiswi Jurusan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menjalankan usaha aksesori handphone.
Warga Desa Tinelo, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, ini mendirikan usaha bermodalkan Rp7 juta.
Modal itu dikumpulkan dari hasil menjahit pakaian.
Arni merupakan lulusan SMK Jurusan Tata Busana. Sehingga ia memiliki keterampilan menjahit.
“Saya mendapatkan modal sekitar Rp7 juta dari hasil permak baju. Saya menyisihkan uang dari setiap jahitan yang saya kerjakan sendiri, sementara jika ibu yang mengerjakan, uangnya untuk ibu,” ungkapnya saat ditemui, Kamis (20/2/2025).
Pengalaman pertamanya dalam dunia usaha dimulai saat ia bekerja di konter handphone selama libur semester.
Kala itu, Arni masih duduk di bangku SMK.
Setelah masuk kuliah, ia kembali mencari pekerjaan saat kampus diliburkan selama tiga bulan.
Namun pekerjaan yang diterimanya rata-rata berada di lokasi yang jauh dari rumahnya.
Selain itu, ia tidak dapat menyesuaikan jam kerja. Dari situlah muncul idenya untuk membuka usaha sendiri.
Ia kemudian membuka usaha menjahit atau permak baju di Desa Tinelo, Kecamatan Tilango, Kabuapaten Gorontalo.
Setelah modal terkumpul, Arni mulai membuka usaha aksesori handphone, voucher, kartu perdana, kabel data, dan lainnya.
Awalnya, ia mengelola konternya sendiri, namun seiring bertambahnya pelanggan, ia memutuskan untuk merekrut dua karyawan yang bekerja secara bergantian.
Baca juga: Harta Kekayaan 6 Kepala Daerah Terpilih di Provinsi Gorontalo yang Dilantik Besok 20 Februari
Toko ini beroperasi dalam dua sif, yaitu pukul 07.30 – 15.30 WITA dan 15.30 – 22.00 WITA.
Setiap karyawan penjaga konter diupah sebesar Rp600 ribu per bulan.