GEMPA BUMI
Gempa M2,6 Terjadi di Barat Daya Jembrana Bali, Getaran Dangkal Minim Dampak
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,6 terjadi pada Jumat (16/4/2026) pukul 16:47:35 WIB di wilayah barat daya Jembrana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BMKG-Gempa-Mag26-16-Apr-2026-164735WIB.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gempa bermagnitudo 2,6 tergolong kecil dan umumnya tidak dirasakan
- Kedalaman 10 kilometer termasuk gempa dangkal
- BMKG menyampaikan bahwa informasi awal gempa mengutamakan kecepatan
TRIBUNGORONTALO.COM -- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,6 terjadi pada Jumat (16/4/2026) pukul 16:47:35 WIB di wilayah barat daya Jembrana.
Berdasarkan data BMKG, episenter gempa berada di koordinat 9,74 Lintang Selatan dan 113,93 Bujur Timur, sekitar 171 kilometer dari Jembrana, dengan kedalaman 10 kilometer.
Zona Subduksi Aktif Picu Gempa
Wilayah selatan Bali merupakan bagian dari jalur subduksi aktif antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia.
Pergerakan lempeng ini menyebabkan terbentuknya sumber gempa di dasar laut selatan Bali yang kerap memicu aktivitas seismik, meskipun sebagian besar berkekuatan kecil.
Magnitudo Kecil, Kedalaman Dangkal
Gempa bermagnitudo 2,6 tergolong kecil dan umumnya tidak dirasakan oleh masyarakat.
Kedalaman 10 kilometer termasuk gempa dangkal, namun karena energinya kecil, dampak yang ditimbulkan sangat terbatas dan tidak berpotensi tsunami.
Imbauan BMKG dan Tips Hadapi Gempa
BMKG menyampaikan bahwa informasi awal gempa mengutamakan kecepatan, sehingga data masih dapat berubah seiring pembaruan analisis.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Berikut langkah yang dapat dilakukan saat gempa:
- Tetap tenang dan lindungi kepala
- Berlindung di bawah meja atau struktur kuat
- Jauhi kaca dan benda yang mudah jatuh
- Jika berada di luar, menjauh dari bangunan
- Evakuasi secara tertib setelah getaran berhenti
- Tetap Tenang dan Pantau Informasi Resmi
Meski gempa ini tidak berbahaya, masyarakat tetap diimbau waspada mengingat wilayah Bali bagian selatan termasuk zona rawan gempa.
Tetap tenang dan selalu pantau informasi resmi dari BMKG untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya. (*)