Sabtu, 7 Maret 2026

Human Interest Story

Iin Sutopo Penjual Lampu Botol di Kota Gorontalo Harap Tumbilotohe 2025 Digelar Secara Tradisional

Menjelang malam Tumbilotohe atau malam pasang lampu di Kota Gorontalo penjual lampu botol mulai bermunculan salah satunya Iin Sutopo.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Iin Sutopo Penjual Lampu Botol di Kota Gorontalo Harap Tumbilotohe 2025 Digelar Secara Tradisional
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
PEDAGANG LAMPU BOTOL -- Iin Sutopo, penjual lampu botol di Kota Gorontalo, Kamis (20/3/2025). Iin berharap perayaan Tumbilotohe 2025 lebih menggunakan lampu botol secara tradisional. Foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Menjelang malam Tumbilotohe atau malam pasang lampu di Kota Gorontalo penjual lampu botol mulai bermunculan.

Seperti Iin Sutopo (40), penjual lampu botol di Jalan Samratulangi, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo.

Iin merupakan warga asal Kelurahan Limba U1, mencari peruntungannya dengan menjual lampu botol dari pagi hingga larut malam.

Lapak usaha milik Iin ini buka sejak pukul 10.00 WITA hingga 23.00 WITA.

Baca juga: Pedagang Akui Penjualan Lampu Botol Tumbilotohe Ramadan 2025 Tak Seramai Tahun Lalu

Tak ada yang membantunya, ia kerap berjualan sendiri dari buka hingga tutup lapak lampu botolnya.

Namun tak jarang suaminya juga membantunya ketika sang suami selesai dengan pekerjaannya.

Usai menarik bentor, suaminya kadang menghampiri sang istri untuk membantunya berjualan.

"Saya buka dari pagi sampai tengah malam di sini menunggu pembeli," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Kamis (20/3/2025).

Kata Iin, pendapatannya sebagai penjual lampu botol dari tahun ke tahun mengatakan pendapatannya ditahun ini lebih meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Iin menggeluti penjual lampu botol sudah sekira lima tahun setiap Ramadan.

Ia pun ditahun ini sering meraup cuan Rp70-100 ribu per harinya.

Baca juga: Dispar Gorontalo Pusatkan Festival Green Tumbilotohe 2025 di Siendeng, Gunakan Tohe Tutu

"Alhamdulillah sedikit meningkat untuk tahun ini," jelasnya.

Namun, meskipun dengan keuntungan yang didapatinya, Iin menuturkan pernah mendapatkan uang Rp10 ribu saja setelah seharian berjualan.

Sehingga, Iin tidak pernah berharap lebih dari usaha yang ia jalankan.

"Pendapatan ini tidak menentu pak, pernah saya seharian hanya mendapatkan uang Rp10 ribu," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved