Korupsi Kuota Haji
Khalid Basalamah Akui Kembalikan Dana, Cerita Kronologi Ditipu Travel Haji
Ustaz Khalid Zeed Abdullah Basalamah akhirnya buka suara soal keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ustaz-Khalid-buka-suara-uang-dikembalikan-ke-KPK.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Khalid Zeed Abdullah Basalamah akhirnya buka suara soal keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.
Dalam sebuah podcast yang tayang di kanal YouTube Kasisolusi, ia mengaku telah mengembalikan sejumlah uang kepada negara melalui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Makanya teman-teman KPK saya sampaikan semua ini, mereka bilang, ‘Ustaz, yang ini, yang 4.500 (USD) kali sekian jemaah (118 jemaah), kembalikan ke negara, Ustaz’. Oke, yang 37.000 (USD) juga dikembalikan ke negara,” ujar Khalid.
Pengembalian dana tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan KPK atas dugaan penyimpangan dalam distribusi kuota haji tambahan.
Khalid diperiksa sebagai saksi pada Selasa (9/9/2025) dalam kapasitasnya sebagai Direktur PT Zahra Oto Mandiri (Uhud Tour).
Ia menjelaskan bahwa awalnya dirinya dan para jemaah hendak berangkat menggunakan visa furoda.
Namun, tawaran dari Ibnu Mas’ud, pemilik PT Muhibbah Mulia Wisata, membuat mereka beralih ke visa haji khusus.
“Kami sudah bayar furoda, sudah siap berangkat. Tapi ada seseorang bernama Ibnu Mas’ud dari PT Muhibbah menawarkan visa ini (haji khusus),” kata Khalid di Gedung Merah Putih KPK.
Menurut Khalid, kuota haji yang ditawarkan disebut sebagai bagian dari tambahan resmi dari Kementerian Agama.
“Bahasanya Ibnu Mas’ud kepada kami PT Muhibbah kalau ini adalah kuota tambahan resmi 20.000 dari Kemenag. Karena dibahasakan resmi dari pihak Kemenag, ya kami terima,” ujarnya.
Sebanyak 122 jemaah akhirnya berangkat menggunakan visa haji khusus dari travel tersebut. Namun, Khalid mengaku merasa tertipu.
“Jadi posisi kami ini korban dari PT Muhibbah, yang dimiliki oleh Ibnu Mas’ud. Kami tadinya semua furoda. Ditawarkanlah untuk pindah menggunakan visa ini,” tuturnya.
Fasilitas yang diterima selama perjalanan haji pun disebut menyerupai layanan haji khusus.
“Fasilitas ya seperti furoda, bukan seperti haji reguler. Langsung ke VIP karena pakai (haji) khusus tadi,” ucapnya.
Sementara itu, KPK membenarkan adanya pengembalian dana oleh Khalid.
| KPK Periksa Pengurus PBNU Terkait Dugaan Korupsi Penyelenggaraan Haji 2023–2024 |
|
|---|
| KPK Tetapkan Eks Menag Agama Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Kuota Haji 2024 |
|
|---|
| Siap Umumkan Tersangka Sentral Kasus Kuota Haji, KPK: Tinggal Tunggu Waktu |
|
|---|
| 20 Ribu Kuota Haji Diubah Diam-diam, KPK ungkap Modus Korupsi Berangkat Tanpa Antre |
|
|---|
| Modus Korupsi Kuota Haji 2024, Tenggat Pelunasan Sengaja Diperpendek Jadi 5 Hari |
|
|---|