Gempa Bumi
Gempa M 2,7 Guncang Sumatra Selatan, Ini Penjelasan Penyebab dan Imbauan BMKG
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,7 mengguncang wilayah Sumatra bagian selatan pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 13.48.20 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-Gempa-hari-ini-terjadi-di-wilayah-Sumatera-Jumat-20-Maret-2026.jpg)
Ringkasan Berita:
- Guncangan dipastikan berasal dari aktivitas tektonik di zona rawan gempa Sumatra, namun energinya relatif kecil sehingga tidak berdampak luas.
- Kedalaman gempa turut membuat getaran yang dirasakan di permukaan semakin lemah.
- BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan hanya mengacu pada informasi resmi.
TRIBUNGORONTALO.COM — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,7 mengguncang wilayah Sumatra bagian selatan pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 13.48.20 WIB.
Berdasarkan data resmi BMKG, gempa berlokasi di koordinat 3,37 Lintang Selatan dan 101,73 Bujur Timur dengan kedalaman 49 kilometer.
Wilayah Rawan Gempa
Wilayah Sumatra dikenal sebagai salah satu daerah rawan gempa di Indonesia karena berada di jalur pertemuan lempeng tektonik aktif, yakni Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia.
Interaksi kedua lempeng tersebut membentuk zona subduksi di sepanjang barat Sumatra, serta memicu aktivitas sesar aktif seperti Sesar Sumatra yang kerap menjadi sumber gempa di wilayah ini.
Dampak Berdasarkan Magnitudo dan Kedalaman
Gempa dengan magnitudo 2,7 tergolong kecil sehingga umumnya tidak dirasakan luas oleh masyarakat.
Selain itu, kedalaman 49 kilometer termasuk kategori gempa menengah, yang cenderung meredam energi getaran sebelum mencapai permukaan.
Baca juga: Padahal Tak Ikut Perang di Iran, Tapi India Justru Jadi Korban Terbesar saat Selat Hormuz Ditutup
Kombinasi magnitudo kecil dan kedalaman tersebut membuat gempa ini tidak berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan.
Imbauan dan Tips Hadapi Gempa
Meski tergolong lemah, BMKG tetap mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi gempa susulan.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan saat terjadi gempa antara lain:
- Tetap tenang dan tidak panik
- Segera mencari tempat aman, menjauhi bangunan tinggi atau benda yang mudah jatuh
- Jika berada di dalam ruangan, berlindung di bawah meja yang kokoh
- Jika di luar, menjauh dari tiang listrik, pohon, dan bangunan
- Ikuti informasi resmi dari pihak berwenang
- Tetap Tenang dan Pantau Informasi Resmi
Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
Pantau terus perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG untuk mendapatkan data yang akurat dan terpercaya.(*)