Berita Viral
WhatsApp dan Telegram Bakal Dilenyapkan di Negara Ini, Warga Dialihkan ke Aplikasi Lain
Dua aplikasi medsos bakal dilenyapkan di negara ini. Aplikasi tersebut yakni WhatsApp dan Telegram.
Melansir Indianews, beberapa layanan yang diperkirakan akan dapat terintegrasi langsung dengan aplikasi anyar tersebut yaitu meliputi akses dokumen resmi, penandatanganan kontrak digital, sistem pembayaran, hingga layanan pendidikan.
Baca juga: Komnas HAM Turun Tangan, Pantau Dugaan Pelanggaran HAM di Tambang Nikel Pulau Gag Raja Ampat
Adapun sejumlah layanan tersebut diklaim hanya akan aktif berdasarkan persetujuan pengguna.
Menurut Menteri Pembangunan Digital Rusia, Maksut Shadeyev, langkah untuk mengintegrasikan layanan pesan instan "Vlad's App" ke berbagai layanan digital yang dikelola negara termasuk sebagai prioritas utama pemerintah.
Pasalnya, Shadeyev menilai bahwa Rusia telah tertinggal dari negara-negara lain yang menurutnya sudah lebih dulu maju dan tanggap dalam mengadopsi infrastruktur layanan digital yang terpusat di satu negara.
Baca juga: Viral Video Wali Murid TK Ngamuk Saat Perpisahan di Bengkulu, Diduga karena Tak Diundang
Laporan Indianews juga menyebutkan bahwa pemblokiran WhatsApp dan Telegram akan menjadi salah satu "strategi" mendorong warganya agar beralih ke "Vlad's App".
Kabarnya, "Vlad's App" hanya akan tersedia dan bisa diakses di Rusia saja.
Di luar wilayah tersebut, pengguna tidak akan bisa mengakses layanan. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
| Viral Curi Uang Pedagang Nasi Uduk, Pria di Bekasi Dibekuk Polisi |
|
|---|
| DPR Turun Tangan, PHK Karyawan Mie Sedaap Resmi Disetop |
|
|---|
| Bayi 6 Bulan Meninggal, Keluarga Salahkan Puskesmas: Tabung Oksigen Kosong, Ambulans tak Ada |
|
|---|
| Anak jadi Korban Kekerasan Pacar sang Ibu saat Check In di Hotel |
|
|---|
| Sering Nonton Konten Dewasa, Remaja Nyaris Rudapaksa Wanita Lansia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/whatsapp-dan-telegram.jpg)