Update Kabar Dunia
MiG-31 yang Dimodernisasi Dikirim ke Pangkalan Tetap, Tingkatkan Kemampuan Pertahanan Udara Rusia
Pesawat tempur ini sebelumnya telah menjalani serangkaian uji coba darat dan penerbangan untuk memastikan kemampuannya memenuhi persyaratan yang ditet
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MiG-31-Kinzhal_.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Perusahaan Penerbangan United Aircraft Corporation (UAC) Rusia mengumumkan pengiriman pesawat MiG-31 yang telah dimodernisasi ke pangkalan militer tetap.
Pesawat tempur ini sebelumnya telah menjalani serangkaian uji coba darat dan penerbangan untuk memastikan kemampuannya memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
"Pesawat MiG-31 yang dimodernisasi memiliki karakteristik tempur yang mumpuni dan mampu menjalankan misi dengan sukses pada kondisi peperangan modern," kata UAC dalam siaran persnya.
Baca juga: Warga Kelurahan Biawu Gorontalo Tidur Tak Nyenyak, Was-Was Banjir Susulan
Pengiriman MiG-31 ini menandakan peningkatan kekuatan tempur Angkatan Udara Rusia, khususnya di tengah konflik yang sedang berlangsung di Ukraina.
Menjelang akhir tahun lalu, Rusia mengambil langkah strategis dengan menempatkan MiG-31 untuk pertama kalinya di Krimea.
Menurut analis Ukraina, pengerahan ini bertujuan mendukung visi Presiden Putin untuk mempertahankan patroli udara nyaris konstan di Laut Hitam, sekaligus menjadi ancaman nyata bagi Ukraina dengan rudal Kinzhal.
Baca juga: 7 Berita Populer Gorontalo Hari Ini Selasa, 16 Juli 2024: 423 Warga Kena Penyakit Gatal usai Banjir
Pesawat MiG-31 memang dapat membawa rudal hipersonik Kinzhal. Sumber-sumber Rusia mengklaim patroli di Laut Hitam memungkinkan mereka untuk menetralisir HIMARS Ukraina.
Namun, benarkah itu tujuan utamanya?
Menariknya, MiG-31 memiliki dua varian: MiG-31K yang berfungsi sebagai pembawa Kinzhal dan MiG-31BM, varian pencegat yang dipersenjatai rudal udara-ke-udara R-37M dengan jangkauan hingga 300 kilometer.
Artinya, Rusia menggunakan MiG-31 tidak hanya untuk serangan terhadap Ukraina, tetapi juga untuk melindungi aset militernya dari rudal Ukraina seperti Neptune, Storm Shadow/SCALP, dan ATACMS.
Menurut pemantauan saluran Telegram di Ukraina, setiap kali MiG-31 mengudara, sirene peringatan serangan udara akan dibunyikan di seluruh Ukraina.
Taktik ini bertujuan untuk meningkatkan ketegangan, membuat Ukraina terus waspada terhadap ancaman yang ditimbulkan oleh rudal Kinzhal.
Tentang MiG-31
MiG-31BM adalah varian modern dari MiG-31, pesawat pencegat supersonik yang dikembangkan oleh biro desain Mikoyan.
Pesawat ini dirancang untuk mencegat dan menghancurkan target udara pada kecepatan dan ketinggian tinggi, menjadikannya komponen penting pertahanan udara Rusia.
Dengan panjang sekitar 22,69 meter, lebar sayap 13,46 meter, dan tinggi 6,15 meter, MiG-31BM memiliki tampilan yang gagah dan aerodinamis yang efisien.
Untuk mencapai kemampuan manuver dan kecepatan tinggi, MiG-31BM dipersenjatai dua mesin turbofan afterburning Soloviev D-30F6.
Dari segi avionik, MiG-31BM dilengkapi dengan radar canggih Zaslon-M yang mampu mendeteksi dan melacak banyak target secara bersamaan.
Sistem navigasi dan komunikasi yang dimodernisasi juga meningkatkan efektivitas operasionalnya.
Ketinggian terbang maksimum MiG-31BM sekitar 20.600 meter, memungkinkannya beroperasi di atas sebagian besar pesawat komersial dan militer.
Kemampuan jelajah pada ketinggian ini sangat penting untuk peran pesawat ini sebagai pencegat.
MiG-31BM memiliki kecepatan jelajah maksimum sekitar Mach 2.83 (sekitar 3.000 kilometer per jam).
Kecepatan luar biasa ini memungkinkannya untuk merespons potensi ancaman dengan cepat dan menempuh jarak jauh dalam waktu singkat.
Pesawat ini juga dilengkapi dengan berbagai persenjataan, termasuk rudal udara-ke-udara jarak jauh seperti R-33, R-37, dan R-77.
Jangkauan operasional rudal bervariasi, dengan R-37 memiliki jangkauan mengesankan hingga 400 kilometer.
Jangkauan yang luas ini memungkinkan MiG-31BM untuk menetralisir ancaman sebelum mereka membahayakan wilayah udara yang dilindungi. (*)
| Helikopter Israel Jatuh di Jalur Gaza, 2 Tentara Tewas dan 7 Terluka |
|
|---|
| Amerika Berencana Izinkan Ukraina Serang Rusia Pakai Rudal Jarak Jauh |
|
|---|
| Google dan Apple Kalah di Pengadilan Eropa soal Perpajakan |
|
|---|
| Pengisi Suara Darth Vader Star Wars Meninggal Dunia |
|
|---|
| Iran Diduga Kirim Rudal Balistik ke Rusia, Amerika Siapkan Respons Berat |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.