Berita Internasional
Pesawat Pengisi Bahan Bakar Udara Amerika Jatuh di Irak, Klaim Ditembak Kelompok Pro-Iran
Sebuah pesawat tanker militer Amerika Serikat jatuh di wilayah Irak barat pada Kamis (waktu setempat) saat menjalankan operasi militer terkait
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERANG-Pesawat-tanker-KC-135-yang-terlibat-dalam-kecelakaan-terbaru-ini-didasarkan.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pesawat tanker militer Amerika Serikat jenis KC-135 jatuh di Irak barat saat menjalankan misi pengisian bahan bakar udara dalam operasi melawan Iran.
- United States Central Command menyatakan insiden tersebut terjadi di wilayah udara yang bersahabat dan tidak disebabkan oleh tembakan musuh.
- Namun kelompok milisi pro-Iran bernama Islamic Resistance in Iraq mengklaim bertanggung jawab menembak jatuh pesawat tersebut.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Sebuah pesawat tanker militer Amerika Serikat jatuh di wilayah Irak barat pada Kamis (waktu setempat) saat menjalankan operasi militer terkait konflik dengan Iran.
Komando militer AS untuk kawasan Timur Tengah, United States Central Command, menyatakan insiden tersebut melibatkan dua pesawat tetapi bukan akibat tembakan musuh maupun tembakan dari pihak sendiri.
Dalam pernyataan resminya, CENTCOM mengatakan pesawat pengisi bahan bakar udara jenis Boeing KC-135 Stratotanker jatuh saat menjalankan misi.
Upaya penyelamatan langsung dilakukan setelah pesawat tersebut mengalami kecelakaan.
Baca juga: Satpol PP Kabupaten Gorontalo Sebut LC di Tempat Hiburan Diduga Dikelola Agen Profesional
Pesawat kedua yang terlibat dalam insiden itu berhasil mendarat dengan selamat.
“Insiden terjadi di wilayah udara yang bersahabat selama Operasi Epic Fury,” demikian pernyataan CENTCOM, merujuk pada nama operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran.
Seorang pejabat AS yang berbicara secara anonim mengatakan pesawat lain yang terlibat juga merupakan KC-135.
Pesawat yang jatuh dilaporkan membawa hingga enam personel militer.
Namun, sebuah kelompok milisi bersenjata pro-Iran di Irak, Islamic Resistance in Iraq, mengklaim bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat tersebut.
Dalam pernyataannya, kelompok itu menyebut pesawat tanker militer AS berhasil mereka tembak jatuh “untuk mempertahankan kedaulatan dan wilayah udara negara kami.”
Pesawat Penting dalam Operasi Militer AS
KC-135 merupakan pesawat pengisi bahan bakar udara yang menjadi tulang punggung armada pengisian bahan bakar Angkatan Udara Amerika Serikat sejak era 1950-an.
Pesawat yang diproduksi oleh Boeing itu memungkinkan jet tempur dan pesawat militer lain mengisi bahan bakar di udara, sehingga dapat menjalankan misi jarak jauh tanpa harus mendarat.
Kemampuan ini sangat penting dalam operasi militer skala besar seperti konflik yang sedang berlangsung dengan Iran.
Korban Konflik Terus Bertambah