Berita Internasional
Total 140 Tentara Amerika Terluka Sejak Perang dengan Iran Dimulai, Meninggal 7 Orang
Departemen Pertahanan Amerika Serikat melaporkan sekitar 140 tentara AS mengalami luka sejak operasi militer terhadap Iran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERANG-Jenazah-enam-tentara-AS-yang-tewas-dalam-serangan.jpg)
Ringkasan Berita:
- Perang antara Amerika Serikat dan Iran yang telah berlangsung 11 hari menyebabkan sekitar 140 tentara AS terluka dan tujuh lainnya tewas akibat serangan balasan Iran.
- Konflik juga meluas ke berbagai wilayah Timur Tengah, termasuk Israel, Lebanon, Uni Emirat Arab, dan Bahrain, dengan korban jiwa terus bertambah serta ratusan ribu warga mengungsi.
- Ketegangan ini turut mengguncang pasar energi dunia setelah Iran berupaya mengganggu jalur pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Perang antara Amerika Serikat dan Iran semakin memanas memasuki hari ke-11.
Departemen Pertahanan Amerika Serikat melaporkan sekitar 140 tentara AS mengalami luka sejak operasi militer terhadap Iran dimulai bulan lalu.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 personel militer sudah kembali bertugas setelah mengalami luka ringan.
Namun delapan tentara dilaporkan mengalami luka serius dan saat ini mendapatkan perawatan medis intensif.
Selain korban luka, tujuh tentara AS juga dilaporkan tewas akibat serangan balasan Iran.
Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengatakan sebagian besar korban luka hanya mengalami cedera ringan.
Baca juga: Update Harga Emas Pegadaian 11 Maret 2026: UBS Rp3,1 Juta, Galeri24 Rp3,08 Juta
Sementara itu, Sekretaris Pers Gedung Putih sebelumnya menyebutkan jumlah tentara yang terluka dalam pertempuran mencapai sekitar 150 orang.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan ia berharap perang dapat berakhir dalam waktu dekat.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa operasi militer akan terus dilakukan untuk mengakhiri ancaman yang dianggap sudah berlangsung lama.
“Kami membuat kemajuan besar untuk menyelesaikan tujuan militer kami,” kata Trump.
Dalam dua hari pertama setelah serangan awal ke Iran diluncurkan, Pentagon dilaporkan menghabiskan sumber daya militer senilai 5,6 miliar dolar AS.
Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, bahkan menyebut hari Selasa akan menjadi hari dengan serangan paling intens terhadap Iran.
Serangan Meluas ke Kawasan Timur Tengah
Ketegangan konflik juga meluas ke sejumlah negara di Timur Tengah.
Iran melancarkan serangan baru ke Israel serta beberapa negara Arab di Teluk, sementara Israel membalas dengan serangan udara ke Iran dan Lebanon, tempat kelompok militan Hezbollah juga terlibat pertempuran.