Berita Internasional
Total 140 Tentara Amerika Terluka Sejak Perang dengan Iran Dimulai, Meninggal 7 Orang
Departemen Pertahanan Amerika Serikat melaporkan sekitar 140 tentara AS mengalami luka sejak operasi militer terhadap Iran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERANG-Jenazah-enam-tentara-AS-yang-tewas-dalam-serangan.jpg)
Di sisi lain, pemerintah Iran tetap menunjukkan sikap menantang.
Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, menegaskan negaranya tidak mencari gencatan senjata.
“Kami percaya agresor harus diberi pelajaran agar tidak pernah berpikir menyerang Iran lagi,” ujarnya.
Pejabat keamanan tinggi Iran, Ali Larijani, bahkan memperingatkan Presiden Trump agar berhati-hati dengan ancaman terhadap Iran.
Dampak Ekonomi dan Krisis Energi
Konflik juga mulai berdampak pada pasar energi global. Iran menargetkan infrastruktur minyak dan bahkan berupaya menghentikan jalur pengiriman minyak melalui Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.
Garda Revolusi Iran menyatakan tidak akan mengizinkan ekspor minyak dari kawasan tersebut menuju pihak yang dianggap sebagai musuh hingga waktu yang belum ditentukan.
Sementara itu, perusahaan minyak raksasa Arab Saudi, Aramco, menyatakan sejumlah kapal tanker kini dialihkan jalurnya untuk menghindari Selat Hormuz.
Para analis memperingatkan jika gangguan ini berlangsung lama, dampaknya bisa serius bagi ekonomi global.
Ratusan Ribu Warga Mengungsi
Badan Pengungsi PBB melaporkan lebih dari 667.000 orang di Lebanon telah terdaftar sebagai pengungsi akibat konflik ini. Lebih dari 85.000 orang juga telah menyeberang ke Suriah.
Sejumlah negara juga mulai mengevakuasi warganya dari kawasan Teluk Persia.
Pemerintah Inggris menyebut lebih dari 45.000 warganya telah meninggalkan wilayah tersebut, sementara sekitar 40.000 warga Amerika juga telah kembali ke negaranya.
Perang yang terus meluas ini kini tidak hanya menjadi konflik antara dua negara, tetapi juga memicu ketegangan besar di seluruh kawasan Timur Tengah dengan dampak global yang semakin terasa.(*)