Berita Internasional
Hari Keenam Perang Iran-Amerika: Kapal Perang Tenggelam, Rudal Hantam Banyak Negara
Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran terus meluas setelah serangan balasan terjadi di berbagai wilayah Timur Tengah hingga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERANG-Konflik-bersenjata-antara-Amerika-Serikat-dan-Iran-terus-meluas-hingga-hari-keenam.jpg)
Ringkasan Berita:
- Perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat memasuki hari keenam dan kini melibatkan lebih dari selusin negara di Timur Tengah.
- Konflik tersebut telah menewaskan lebih dari 1.300 orang dan memicu serangan lintas negara hingga kawasan Teluk dan Kaukasus.
- Gangguan di Selat Hormuz dan Teluk Oman juga meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran terus meluas setelah serangan balasan terjadi di berbagai wilayah Timur Tengah hingga hari keenam perang.
Serangan udara skala besar oleh Amerika Serikat dan sekutunya terhadap Iran masih berlangsung dengan menargetkan fasilitas militer, tokoh kepemimpinan, serta elemen program nuklir Teheran.
Perang yang dimulai pada Sabtu lalu kini telah melibatkan lebih dari selusin negara di kawasan Timur Tengah dan sekitarnya.
Menurut pejabat setempat, konflik tersebut telah menewaskan sedikitnya 1.230 orang di Iran, lebih dari 100 orang di Lebanon, serta sekitar belasan korban jiwa di wilayah negara Yahudi tersebut. Selain itu, dilaporkan enam tentara Amerika Serikat juga tewas.
Baca juga: Trump Ingin Terlibat Tentukan Pemimpin Baru Iran, Tolak Putra Ali Khamenei
Kapal Perang Iran Tenggelam
Sehari sebelumnya, Amerika Serikat mengumumkan bahwa mereka telah menenggelamkan kapal fregat Iran IRIS Dena di perairan dekat Sri Lanka.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengecam serangan tersebut dan menyebut tindakan Angkatan Laut AS sebagai “kejahatan di laut”.
Ia juga memperingatkan bahwa Washington akan menyesali serangan tersebut.
Otoritas Sri Lanka menyatakan 32 awak kapal berhasil diselamatkan, sementara 87 jenazah ditemukan dari kapal perang yang membawa sekitar 130 awak.
Kapal tersebut diketahui sedang kembali dari latihan militer yang diselenggarakan oleh Angkatan Laut India dan juga diikuti oleh Amerika Serikat.
Pada Kamis, sirene serangan udara terdengar di Tel Aviv dan Jerusalem setelah militer negara tersebut melaporkan adanya serangan rudal yang masuk.
Baca juga: Baru Saja Terjadi Gempa Bumi Jumat Dini Hari 06 Maret 2026, Ini Fakta Lokasi dan Kedalamannya
Militer Tel Aviv kemudian mengumumkan telah melancarkan serangan baru terhadap lokasi peluncuran rudal balistik di Iran.
Serangan balasan Iran juga menyasar sejumlah negara yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan.
Di Uni Emirat Arab, sebuah drone ditembak jatuh di dekat pangkalan udara Al Dhafra dan serpihan yang jatuh melukai enam orang.
Sementara itu, Qatar melaporkan adanya serangan rudal di ibu kota Doha setelah warga di sekitar Kedutaan Besar Amerika Serikat dievakuasi sebagai langkah pencegahan.
Bahrain dan Arab Saudi Cegat Serangan Iran
| Trump Ingin Terlibat Tentukan Pemimpin Baru Iran, Tolak Putra Ali Khamenei |
|
|---|
| Mayoritas Senat Dukung Trump, Hasilnya Amerika Bisa Lanjutkan Serangan ke Iran |
|
|---|
| Ledakan Guncang Ibukota Iran di Hari Kelima Perang dengan Amerika, Serangan Terjadi saat Fajar |
|
|---|
| Terungkap! CCTV Iran Diretas untuk Lacak Rute Harian Ali Khamenei Sebelum 30 Rudal Ditembakkan |
|
|---|
| Fantastis! Amerika Rugi Rp 12 Triliun Hanya dalam 24 Jam Serang Iran, Ini Rincian Biayanya |
|
|---|