Senin, 9 Maret 2026

Berita Internasional

Fantastis! Amerika Rugi Rp 12 Triliun Hanya dalam 24 Jam Serang Iran, Ini Rincian Biayanya

Berdasarkan estimasi dan kompilasi data yang dirangkum TribunGorontalo.com, total pengeluaran pasukan AS dalam sehari mencapai sekitar US$779 juta

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Fantastis! Amerika Rugi Rp 12 Triliun Hanya dalam 24 Jam Serang Iran, Ini Rincian Biayanya
TribunGorontalo.com
PETA --- Estimasi kerugian Amerika setelah menyerang Iran hanya dalam sehari. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Serangan militer Amerika Serikat terhadap Iran dalam 24 jam pertama operasi disebut menelan biaya fantastis.

Berdasarkan estimasi dan kompilasi data yang dirangkum TribunGorontalo.com, total pengeluaran pasukan AS dalam sehari mencapai sekitar US$779 juta atau setara kurang lebih Rp12,07 triliun.

Meski terlihat gendut, rupanya anggaran itu hanya sekitar 0,1 persen dari total anggaran pertahanan AS tahun 2026.

Komando Pusat Militer AS atau United States Central Command (CENTCOM) mengonfirmasi pengerahan besar-besaran berbagai alutsista strategis.

Operasi itu melibatkan pesawat pengebom siluman B-2, jet tempur F-22, F-35, F-16, pesawat serang A-10, hingga pesawat perang elektronik EA-18G.

Adapula drone MQ-9 Reaper, kapal induk bertenaga nuklir, kapal perusak peluru kendali, dan sistem pertahanan rudal Patriot serta THAAD.

Baca juga: Perang Iran–AS Meluas, 555 Meninggal hingga Kedutaan AS di Kuwait dan Kilang Minyak Saudi Diserang

Empat pesawat pengebom siluman B-2 Spirit dilaporkan terbang tanpa henti dari Pangkalan Udara Whiteman di Missouri dan menjatuhkan bom berpemandu seberat 2.000 pon jenis JDAM.

Dengan kebutuhan perawatan tinggi dan kapasitas muatan besar, operasi B-2 saja diperkirakan menghabiskan sekitar US$30,2 juta atau setara Rp468,1 miliar.

Serangan udara juga diperkuat berbagai jet tempur seperti F-18, F-16, F-22, dan F-35.

Berdasarkan estimasi biaya operasional dan amunisi, gelombang sortie awal ini menelan sekitar US$271,34 juta atau setara Rp4,20 triliun.

Pesawat khusus seperti EA-18G Growler, A-10C Thunderbolt, serta MQ-9 Reaper memainkan peran penting dalam mendukung serangan.

Jika digabungkan dengan pesawat patroli maritim P-8, pesawat pengintai RC-135, tanker pengisian bahan bakar di udara, hingga sistem roket darat HIMARS, total biaya gabungan aset udara dan darat, termasuk jet tempur, diperkirakan mencapai US$423,57 juta atau sekitar Rp6,56 triliun.

Dua gugus tempur kapal induk AS di kawasan, yakni USS Abraham Lincoln dan USS Gerald R. Ford, turut ambil bagian dalam operasi tersebut.

Biaya operasional kapal induk beserta kapal pengawalnya diperkirakan sekitar US$15 juta per hari, setara Rp232,5 miliar.

Selain itu, CENTCOM juga merilis video peluncuran rudal jelajah Tomahawk dalam jumlah besar dari kapal perang Angkatan Laut AS.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 09 Maret 2026 (19 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:10
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved