Update Geopolitik
Perang Iran–AS Meluas, 555 Meninggal hingga Kedutaan AS di Kuwait dan Kilang Minyak Saudi Diserang
Konflik bersenjata antara Iran melawan Amerika Serikat dan sekutunya kian meluas dan memakan korban besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERANG-Suasana-di-dek-kapal-perang-Iran-dan-Amerika-memanas.jpg)
Ringkasan Berita:
- Serangan udara gabungan terhadap Iran menewaskan sedikitnya 555 orang dan menyasar 131 kota.
- Serangan balasan Iran meluas hingga ke Kuwait, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan wilayah lain di kawasan.
- Presiden AS Donald Trump memastikan operasi militer terus berlanjut di tengah meningkatnya korban jiwa.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Konflik bersenjata antara Iran melawan Amerika Serikat dan sekutunya kian meluas dan memakan korban besar.
Palang Merah Iran melaporkan sedikitnya 555 orang tewas akibat kampanye serangan udara gabungan yang menyasar berbagai wilayah di Republik Islam tersebut.
Organisasi itu juga menyebutkan sedikitnya 131 kota di Iran telah menjadi target serangan sejak perang pecah.
Situasi di kawasan Timur Tengah semakin memanas, dengan serangan balasan Iran menjangkau negara-negara Arab di Teluk.
Kilang Minyak Arab Saudi Diserang Drone
Di tengah eskalasi konflik, kilang minyak Ras Tanura di Arab Saudi dilaporkan diserang drone pada Senin.
Baca juga: Iran Blok Jalur Perdagangan Minyak Dunia, Kapala-kapal Terpaksa Memutar hingga Harga Melonjak
Kementerian Pertahanan Saudi menyatakan pesawat nirawak yang masuk berhasil ditembak jatuh sebelum menimbulkan kerusakan besar.
Ras Tanura, yang berada dekat Dammam, memiliki kapasitas produksi lebih dari 500 ribu barel minyak mentah per hari.
Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan kepulan asap hitam tebal membumbung dari lokasi serangan.
Pihak berwenang mengingatkan bahwa puing-puing drone yang berhasil dicegat tetap berpotensi memicu kebakaran dan melukai warga di darat.
Kedutaan AS di Kuwait Diduga Terkena Rudal
Sementara itu, serangan balasan Iran dan kelompok milisi pro-Iran dilaporkan menghantam sejumlah target di kawasan, termasuk kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kuwait City.
Api dan asap terlihat membumbung dari dalam kompleks kedutaan. Kementerian Pertahanan Kuwait juga menyatakan “beberapa” pesawat tempur Amerika mengalami kecelakaan di wilayahnya, meski tidak dijelaskan penyebabnya.
Para pilot dilaporkan dalam kondisi stabil setelah dilarikan ke rumah sakit.
Serangan tersebut terjadi tak lama setelah otoritas Amerika mengeluarkan peringatan kepada warganya di Kuwait untuk berlindung.
Iran Tegaskan Tak Akan Berunding
Di tengah gempuran udara yang terus berlangsung, pejabat tinggi keamanan Iran, Ali Larijani, menegaskan bahwa negaranya tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat.
| Iran Blok Jalur Perdagangan Minyak Dunia, Kapala-kapal Terpaksa Memutar hingga Harga Melonjak |
|
|---|
| Usai Serang Iran, Hubungan Amerika dan Negara Eropa Malah Retak? Trump Kecewa ke Inggris! |
|
|---|
| Siapa Ali Larijani? Politikus Senior yang Disebut Berpeluang Kendalikan Iran |
|
|---|
| Apa yang Akan Terjadi Jika Amerika Serikat Benar-benar Menyerang Iran? |
|
|---|
| Iran dan AS Akui Sedang Berunding, Armada Perang AS Siaga di Perairan Teheran |
|
|---|