Update Geopolitik
Perang Iran–AS Meluas, 555 Meninggal hingga Kedutaan AS di Kuwait dan Kilang Minyak Saudi Diserang
Konflik bersenjata antara Iran melawan Amerika Serikat dan sekutunya kian meluas dan memakan korban besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PERANG-Suasana-di-dek-kapal-perang-Iran-dan-Amerika-memanas.jpg)
Di sisi lain, milisi pro-Iran di Irak mengklaim telah melancarkan serangan drone terhadap pasukan Amerika di Bandara Baghdad.
Serangan serupa juga diklaim terjadi di pangkalan militer AS di Irbil sehari sebelumnya.
Pihak Washington mengklaim telah menghancurkan sejumlah fasilitas rudal balistik Iran, markas besar angkatan lautnya, serta menenggelamkan sembilan kapal perang Iran.
Hezbollah Ikut Terlibat, Lebanon Dibalas Serangan
Kelompok Hezbollah dari Lebanon menyatakan telah menembakkan rudal ke wilayah lawan sebagai respons atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan sebelumnya.
Serangan balasan pun terjadi, dengan otoritas setempat melaporkan sedikitnya 31 orang tewas dan 149 lainnya luka-luka di Lebanon.
Sekitar dua pertiga korban tewas berasal dari wilayah selatan Lebanon. Pemerintah Lebanon menggelar rapat darurat menyusul eskalasi tersebut.
Korban Berjatuhan di Banyak Negara
Serangan Iran juga dilaporkan menewaskan tiga orang di Uni Emirat Arab serta masing-masing satu orang di Kuwait dan Bahrain.
Sebagian besar rudal dan drone disebut berhasil dicegat, namun puing atau proyektil yang lolos tetap menimbulkan korban jiwa dan kerusakan signifikan.
Di kawasan Yerusalem dan Beit Shemesh, sembilan orang tewas dan 28 lainnya luka-luka akibat serangan rudal yang menghantam sebuah sinagoga.
Total korban tewas di negara tersebut dilaporkan mencapai 11 orang.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak seluruh pihak melindungi warga sipil dan fasilitas kesehatan di tengah eskalasi konflik.
Trump: Operasi Militer Berlanjut
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan operasi militer akan terus berlanjut hingga seluruh tujuan tercapai. Ia juga memperingatkan kemungkinan jatuhnya korban tambahan sebelum konflik berakhir.
Militer AS mengungkapkan bahwa pesawat pengebom siluman B-2 telah menjatuhkan bom seberat 2.000 pon untuk menghantam fasilitas rudal balistik Iran.
Konflik ini menjadi babak terbaru dari ketegangan panjang di kawasan, sekaligus menciptakan kekosongan kepemimpinan di Iran setelah tewasnya Khamenei yang telah berkuasa lebih dari tiga dekade.
(*)
| Iran Blok Jalur Perdagangan Minyak Dunia, Kapala-kapal Terpaksa Memutar hingga Harga Melonjak |
|
|---|
| Usai Serang Iran, Hubungan Amerika dan Negara Eropa Malah Retak? Trump Kecewa ke Inggris! |
|
|---|
| Siapa Ali Larijani? Politikus Senior yang Disebut Berpeluang Kendalikan Iran |
|
|---|
| Apa yang Akan Terjadi Jika Amerika Serikat Benar-benar Menyerang Iran? |
|
|---|
| Iran dan AS Akui Sedang Berunding, Armada Perang AS Siaga di Perairan Teheran |
|
|---|