Breaking News
Kamis, 12 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-290: Putin Tingkatkan Potensi Penyelesaian Guna Akhiri Invasi

Kondisi terkini perang, Sabtu (10/12/2022): Presiden Rusia Vladimir Putin meningkatkan kemungkinan penyelesaian untuk mengakhiri perangnya di Ukraina.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-290: Putin Tingkatkan Potensi Penyelesaian Guna Akhiri Invasi
Tangkapan Layar The Guardian
Foto Presiden Rusia Vladimir Putin saat memberikan pidato dalam rangka perayaan Hari Kemenangan 'Victory Day' pada Senin, 9 Mei 2022. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-290 pada Sabtu (10/12/2022) antara lain Putin meningkatkan kemungkinan penyelesaian untuk mengakhiri perangnya di Ukraina. 

Berbicara hanya beberapa hari setelah memperingatkan bahwa risiko perang nuklir meningkat tetapi Rusia tidak akan menyerang lebih dulu, Putin mengatakan pada Jumat (9/12/2022) bahwa Moskow sedang mempertimbangkan apakah akan mengadopsi apa yang dia sebut sebagai konsep serangan pre-emptive Washington.

Baca juga: Berdoa untuk Perdamaian Rusia dan Ukraina, Paus Fransiskus sampai Menangis di Tengah Kota Roma

- Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan pemerintahnya bekerja sama dengan pengawas nuklir PBB untuk menciptakan zona aman di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia.

Kuleba mengatakan pada konferensi pers bersama di Kyiv dengan timpalannya dari Slovakia, Rastislav Kacer, bahwa Kyiv tetap "berhubungan dekat" dengan Rafael Grossi, kepala Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA).

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-286: 4 Orang Tewas dalam Serangan Rudal Pasukan Putin

- Rusia mengklaim zona aman yang diusulkan di sekitar PLTN Zaporizhzhia adalah untuk "menghentikan penembakan Ukraina".

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova juga mengatakan penarikan Amerika Serikat dari perjanjian yang melarang rudal nuklir jarak menengah adalah tindakan "merusak" yang menciptakan kekosongan dan memicu risiko keamanan tambahan.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-285: AS Menilai Putin Sudah Lebih Tahu Kesulitan Pasukannya

- Presiden AS Joe Biden mengatakan dia telah berbicara dengan bintang bola basket AS Brittney Griner dan menemukan dia "dalam semangat yang baik" setelah dia dibebaskan dari tahanan.

Rusia membebaskan Griner pada Kamis (8/12/2022) dalam pertukaran tahanan tingkat tinggi untuk pedagang senjata terkenal Viktor Bout, yang telah ditahan di penjara AS selama 12 tahun.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-283: Kremlin Ungkap Alasan Putin Ogah Berunding dengan Biden

- Belarus telah mengatakan kepada PBB bahwa pihaknya akan menerima, tanpa prasyarat, transit biji-bijian Ukraina melalui wilayahnya untuk diekspor dari pelabuhan Lituania, kata seorang jubir PBB.

Sekjen PBB Antonio Guterres bertemu dengan wakil menteri luar negeri Belarusia, Yury Ambrazevich, di New York pada hari Jumat.

Jubir tersebut mengatakan setelah pertemuan bahwa Ambrazevich juga “menegaskan kembali permintaan dari pemerintahnya untuk dapat mengekspor produk pupuknya sendiri, yang saat ini dikenai sanksi”.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-282: Biden Siap Bicara dengan Putin jika Mau Akhiri Invasi

- AS telah menyatakan kekhawatiran atas "kemitraan pertahanan skala penuh" antara Moskow dan Teheran, menggambarkannya sebagai "berbahaya" bagi Ukraina, tetangga Iran, dan dunia.

Kekuatan Barat menuduh Iran memasok drone ke Rusia, yang dibantah Moskow, ketika pasukan Rusia menggempur infrastruktur energi Ukraina.

Washington sebelumnya mengutuk kerja sama keamanan Iran-Rusia tetapi pada hari Jumat menggambarkan hubungan yang luas yang melibatkan peralatan seperti helikopter dan jet tempur serta drone, dengan item terakhir menghasilkan sanksi baru AS.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-281: Kyiv Klaim Bunuh 500 Pasukan Putin dalam Sehari

- Raksasa minyak Prancis TotalEnergies telah tunduk pada tekanan internasional dan mengumumkan niatnya untuk "secara bertahap menarik diri" dari investasi Rusia.

Perusahaan minyak terbesar kelima di dunia itu mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka akan mencopot dua perwakilannya dari dewan Novatek, pengekspor gas swasta dominan Rusia.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved