Senin, 9 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Berdoa untuk Perdamaian Rusia dan Ukraina, Paus Fransiskus sampai Menangis di Tengah Kota Roma

Prihatin atas perang Rusia vs Ukraina yang tak kunjung berhenti, membuat Paus Fransiskus sampai menangis saat berdoa untuk perdamaian.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Berdoa untuk Perdamaian Rusia dan Ukraina, Paus Fransiskus sampai Menangis di Tengah Kota Roma
Tangkapan Layar BBC
Paus Fransiskus menangis saat berdoa untuk perdamaian Rusia-Ukraina, selama kunjungan di Spanish Steps tengah, Roma, Italia pada Kamis (8/12/2022) atau hari ke-288 perang Rusia vs Ukraina. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Keprihatinan atas perang Rusia dengan Ukraina yang tak kunjung berakhir turut dirasakan Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus bahkan sampai menitikkan air mata saat berdoa untuk perdamaian perang Rusia vs Ukraina yang telah memasuki bulan kesepuluh ini.

Sebagaimana diketahui, perang antara Rusia dengan Ukraina yang dimulai sejak 24 Februari 2022 itu, hingga kini belum juga berakhir.

Dilansir TribunGorontalo.com dari AA pada Jumat (9/12/2022), Paus Fransiskus menangis ketika dia berdoa untuk perdamaian di Ukraina atas invasi Rusia.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-289: Putin Bersumpah Bakal Terus Serang Sistem Energi Listrik

Momen Paus Fransiskus menangis itu terjadi selama kunjungan Natal tradisional ke patung Perawan Maria di dekat Spanish Steps tengah di Roma, Italia, pada Kamis (8/12/2022) atau hari ke-288 perang Rusia vs Ukraina.

Paus Fransiskus terpaksa berhenti selama beberapa detik, tidak dapat berbicara, ketika dia mulai menggambarkan perang di Ukraina dan penderitaan rakyatnya.

"Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dari rakyat Ukraina kepada Anda," kata Paus Fransiskus sebelum tercekat dan menangis.

Baca juga: Ibu Kota Ukraina Terancam Beku Akibat Perang Rusia di Musim Dingin, Wali Kota Kyiv Siapkan Rencana

Kerumunan warga, umat beriman, dan pendeta yang mengelilingi paus bertepuk tangan setelah jeda hening yang intens, mendorongnya untuk melanjutkan.

Paus Fransiskus kemudian melanjutkan doanya dari tempat dia tinggalkan:

"Orang-orang Ukraina untuk perdamaian yang telah lama kita minta kepada Tuhan,"

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-288: Putin Sebut Invasinya Bisa Menjadi Proses Jangka Panjang

"Sebaliknya saya harus menyampaikan kepada Anda permohonan anak-anak, orang tua, ibu dan ayah dan orang muda orang-orang di tanah martir itu, yang sangat menderita," tambahnya.

Paus Fransiskus melakukan kunjungan tahunannya ke Spanish Steps, di Roma tengah, Kamis kemarin, bertepatan dengan hari libur nasional yang didedikasikan untuk Perawan Maria, ibu Yesus.

Sejak perang Rusia-Ukraina dimulai, Paus Fransiskus menyebut Ukraina dalam sebagian besar pidato publiknya.

Baca juga: Update Perang Rusia Hari Ke-282: Ukraina Sebut Sekitar 13.000 Tentaranya Gugur Akibat Invasi

Dilansir TribunGorontalo.com dari Reuters, Paus Fransiskus juga kritis terhadap Rusia.

Sebelumnya, pada Rabu (7/12/2022), Paus Fransiskus membandingkan perang di Ukraina dengan operasi Nazi yang menewaskan sekitar dua juta orang, kebanyakan orang Yahudi, pada tahun-tahun pertama Perang Dunia II.

Setelah selesai berdoa, Paus Fransiskus menyapa orang-orang di kerumunan yang berkumpul di piazza Romawi yang terkenal itu.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved