Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Hari Ke-282: Ukraina Sebut Sekitar 13.000 Tentaranya Gugur Akibat Invasi
Update perang hari ke-282 pada Jumat (2/12/2022): Ukraina laporkan bahwa sekitar 13.000 tentaranya gugur sejak invasi Rusia dimulai.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/presiden-ukraina-volodymyr-zelensky-18-juni-2022_1.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Ukraina melaporkan bahwa negaranya kehilangan sekitar 13.000 prajurit militer dalam perang Rusia yang dimulai sejak 24 Februari 2022.
Dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera pada Jumat (2/12/2022) atau hari ke-282 perang Rusia, angka terbaru dari prajurit yang gugur itu menyusul adanya serangan balasan di timur laut dan selatan Ukraina.
Sebanyak 13.000 tentara Ukraina meninggal dalam pertempuran sejak Rusia menginvasi.
Hal itu disampaikan Mykhailo Podolyak selaku Penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-282: Biden Siap Bicara dengan Putin jika Mau Akhiri Invasi
Pernyataan Podolyak itu tampaknya menjadi update pertama jumlah pejuang tewas sejak akhir Agustus ketika kepala angkatan bersenjata mengatakan hampir 9.000 tentara Ukraina gugur.
“Kami memiliki angka resmi dari staf umum, kami memiliki angka resmi dari komando tertinggi, dan jumlahnya (antara) 10.000 dan 12.500 hingga 13.000 tewas,” kata Podolyak kepada Channel 24 Ukraina pada Kamis (1/12/2022).
“Kami terbuka untuk membicarakan jumlah korban tewas,” lanjutnya dan menambahkan bahwa lebih banyak tentara yang terluka daripada yang meninggal.
Baca juga: Krisis Energi, Ukraina Minta Bantuan Eropa untuk Perbaikan Jaringan Listrik yang Dirusak Rusia
Meski demikian, jumlah korban militer belum dikonfirmasi oleh angkatan bersenjata Ukraina.
Podolyak juga mengatakan bahwa Zelensky akan mempublikasikan data resmi “ketika saat yang tepat tiba”.
Militer Ukraina melakukan serangan balik kilat pada bulan September yang membuat mereka memenangkan kembali sebagian besar wilayah di timur laut dan selatan negara itu.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-281: Kyiv Klaim Bunuh 500 Pasukan Putin dalam Sehari
Termasuk Kota Kherson yang penting secara strategis yang telah diduduki oleh Rusia tak lama setelah invasi dimulai.
Dengan cuaca yang semakin dingin, bentrokan paling intens kini terjadi di wilayah timur Donetsk.
Sementara itu di Washington DC, Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden Prancis Emmanuel Macron berjanji untuk mempertahankan dukungan untuk Ukraina.
Baca juga: Rusia Peringatkan NATO agar Tak Kirim Senjata AS Patriot ke Ukraina, Apa Itu Patriot?
Biden dan Macron juga mengutuk "perang agresi ilegal Rusia" terhadap Ukraina.
Bulan lalu, jenderal tinggi AS memperkirakan bahwa militer Rusia telah melihat lebih dari 100.000 tentaranya tewas atau terluka di Ukraina.