Perang Rusia Ukraina
Ibu Kota Ukraina Terancam Beku Akibat Perang Rusia di Musim Dingin, Wali Kota Kyiv Siapkan Rencana
Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko menyusun rencana untuk menghadapi keadaan terburuk akibat krisis energi Ukraina di musim dingin akibat perang Rusia.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wali-Kota-Kyiv-Vitali-Klitschko.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Ibu Kota Ukraina, Kyiv terancam beku di tengah serangan Rusia yang merusak pembangkit listrik dalam perang yang telah memasuki bulan kesepuluh ini.
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian pada Kamis (8/12/2022), Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko pun menyusun rencana untuk menghadapi keadaan terburuk dari krisis energi Ukraina di musim dingin akibat perang Rusia.
Sehari sebelumnya, di tengah serangan rudal massal keenam Rusia terhadap kota-kota Ukraina yang telah mengirim penduduk Kyiv ke tempat perlindungan bom dan stasiun metro, tidak ada roket yang berhasil mencapai ibu kota.
Di meja sang Wali Kota, ada surat kabar yang telah dia produksi dan distribusikan ke seluruh kota dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-288: Putin Sebut Invasinya Bisa Menjadi Proses Jangka Panjang
Menyandang namanya, dan tajuk utama "Kami akan mengatasi dan menang", itu mencantumkan semua layanan darurat di Kyiv yang akan tersedia jika terjadi hal yang tidak teduga.
Di tiga halaman yang dicetak terdapat supermarket dengan generator yang akan berfungsi dalam keadaan darurat itu, kantor pos dan bank, dan pengaturan angkutan umum.
Ini mencantumkan 45 stasiun metro bawah tanah yang akan tetap buka sebagai tempat berlindung.
Baca juga: Update Perang Ukraina Hari Ke-287: Tiga Markas Militer di Rusia Diserang Drone Era Soviet
Selain itu, ini juga menyediakan pengisian daya telepon dan internet, serta tip untuk bertahan dari pemadaman listrik yang berkepanjangan.
“Ini untuk skenario terburuk,” kata Klitschko sambil mengambil koran.
“Kami perlu memberi tahu orang-orang apa yang perlu mereka lakukan jika situasinya menjadi kritis dan mereka tidak memiliki internet dan koneksi ke media.” lanjutnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-287: AS Tak Izinkan Kyiv Serang Wilayah Negara Putin
Kehidupan di ibu kota seringkali tampak normal di luar serangan udara besar-besaran yang telah terjadi, seringkali setiap minggu, sejak 20 Oktober.
Restoran-restoran sibuk dan jalan-jalan macet dengan lalu lintas mendekati tingkat sebelum perang.
Namun dengan salju pertama di tanah dan suhu mencapai -8 Celcius minggu ini, kehidupan di Kyiv juga dibayangi oleh risiko krisis kemanusiaan.
Baca juga: Update Perang Hari ke-286: Zelensky Klaim 60 Lebih Rudal dari 70 Rudal Rusia Ditembak Jatuh Ukraina
“Berkat militer kami, mereka melumpuhkan semua misil yang ditembakkan ke Kyiv kemarin,” kata Klitschko.
“Tapi baru dua minggu yang lalu kami hampir mati total. Kemudian suhu di atas titik beku tetapi bayangkan situasi yang sama jika terjadi sekarang ketika suhu di luar mendekati -10 dan tanpa listrik, air, atau pemanas. Konsekuensinya akan menjadi bencana." lanjutnya.