Rabu, 25 Maret 2026

Perang Rusia Ukraina

Ibu Kota Ukraina Terancam Beku Akibat Perang Rusia di Musim Dingin, Wali Kota Kyiv Siapkan Rencana

Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko menyusun rencana untuk menghadapi keadaan terburuk akibat krisis energi Ukraina di musim dingin akibat perang Rusia.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Ibu Kota Ukraina Terancam Beku Akibat Perang Rusia di Musim Dingin, Wali Kota Kyiv Siapkan Rencana
Net via Tribunnews.com
Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko menyusun rencana untuk menghadapi keadaan terburuk dari krisis energi Ukraina di musim dingin akibat perang Rusia. 

“Dalam serangan itu hampir seluruh kota mati listrik. Selama 12 jam berikutnya kami bekerja siang dan malam untuk menghidupkan kembali listrik,” tambahnya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-285: AS Menilai Putin Sudah Lebih Tahu Kesulitan Pasukannya

Klitschko mengatakan bahwa pihaknya tak menyangka pasukan Rusia akan mencoba menghacurkan infrastruktur sipil Kyiv.

Klitschko lantas menyebut pasukan militer Rusia telah melakukan genosida dan terorisme dapat perang di Ukraina yang dimulai sejak 24 Februari 2022 ini.

“Kami tidak pernah menyangka mereka akan mencoba menghancurkan infrastruktur sipil di kota kami. Itu genosida. Ini terorisme,” kata Klitschko.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-280: Kyiv Hampir Kehabisan Persediaan untuk Pulihkan Listrik

Klitschko menuding bahwa Rusia ingin warga sipil Ukraina membeku di musim dingin tanpa pemanas akibat energi listrik yang terbatas.

“Mereka ingin membekukan penduduk sipil. Mereka ingin membunuh kami, ingin memiliki Ukraina tanpa Ukraina.” sebut Klitschko.

Bagi Klitschko, upaya untuk mempertahankan kota telah menjadi kabur.

Baca juga: Krisis Energi, Ukraina Minta Bantuan Eropa untuk Perbaikan Jaringan Listrik yang Dirusak Rusia

“Sejujurnya, ini adalah hari yang sangat panjang. Terkadang saya bingung hari apa dalam seminggu ini." ungkap Klitschko.

"Saya tidur di tempat yang berbeda setiap malam dan saya tidak tahu apa tantangannya besok. Tapi saya masih hidup dan tidak semua orang memiliki hak istimewa untuk menjadi sehat.” jelasnya.

Jika upaya Kremlin untuk membekukan populasi Ukraina agar menyerah gagal, itu bukan hanya karena pertahanan udara negara itu yang meningkat pesat.

Baca juga: Intelijen Amerika Serikat Berharap Lambatnya Laju Pasukan Rusia di Ukraina Bisa Bertahan Lama

Namun juga upaya besar untuk memperbaiki pembangkit listrik segera setelah rusak.

Bahkan sekarang, listrik tetap tidak merata di beberapa bagian Kyiv, dengan langkah-langkah konservasi energi masih berlaku dan banyak bisnis di luar bagian tengah kota mengandalkan generator bergerak.

Lebih lanjut Klitschko mengaku tidak siap untuk percaya bahwa ancaman udara di Ukraina telah hilang bahkan dengan kedatangan sistem pertahanan udara baru dari sekutu Barat.

Baca juga: Update Perang Rusia Hari Ke-282: Ukraina Sebut Sekitar 13.000 Tentaranya Gugur Akibat Invasi

Ditanya apakah pertahanan udara itu mengurangi tekanan kota, dia berkata:

“Kemarin ada 70 rudal dan hampir semuanya ditembak jatuh. Tapi baru hari ini saya berbicara dengan mitra militer kami dan saya menanyakan pertanyaan yang sama seperti yang Anda tanyakan kepada saya."

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved