TOPIK
Polisi Aniaya Nakes
-
Saat dicek TribunGorontalo.com, Rahmat Duhe rupanya pada 2016 mewakili Gorontalo sebagai Paskibraka Nasional bersama Febiola Rauf.
-
Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Provinsi Gorontalo berkomitmen mendampingi Taufik Nur, korban penganiayaan di Kabupaten Boalemo.
-
Kasus ini mulai disidangkan pada 20 Agustus 2024, setelah Rahmat resmi didakwa dengan tuduhan penganiayaan berat yang menyebabkan luka serius pada kor
-
Sebagai informasi, nakes Puskesmas Paguyaman, Boalemo, Gorontalo itu jadi tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap Rahmat Duhe.
-
Nasib malang dialami Taufik Nur. Taufik dilaporkan oleh oknum polisi yang bermasalah dengannya pada April 2024 lalu.
-
Meski kasus ini sudah berlangsung pada April 2024 lalu, namun informasi terbaruĀ yang dirangkum TribunGorontalo.com, sang nakes malah ditetapkan sebag
-
Perkelahian antara Taufik dan oknum polisi tersebut berlangsung sengit hingga akhirnya Taufik berhasil mengunci leher sang oknum.
-
Taufik Nur, tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Paguyaman memberikan klarifikasi soal motif penganiayaan yang menimpanya beberapa waktu lalu.
-
Menurut penuturan Taufik kepada TribunGorontalo.com, saat ini ia ditemani oleh ayah dan tantenya di ruang bedah lantai dua RSUD.
-
dr Arifasno Napu, pembina DPD Gorontalo PERSAGI, mengatakan dirinya sangat menyesali kejadian tersebut.
-
"Iyah saat ini kita sedang melakukan pemeriksaan," ujar Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Desmont Harjendro, saat dikonfirmasi TribunGorontalo.co
-
Ia merupakan polisi berpangkatĀ Brigadir Polisi Dua atau disingkat Bripda. Ini merupakan pangkat terbawah di kelas Bintara.
-
Diduga, aksi brutal ini dipicu oleh rasa cemburu karena sang polisi mengetahui bahwa pacarnya, seorang bidan di Puskesmas Paguyaman yang sama, sering
-
Diduga gara-gara wanita, tenaga kesehatan (nakes) bernama Taufik Nur dianiaya oknum polisi.
-
Adapun penganiayaan ini terjadi di puskesmas tempat Upik bekerja, Jl Trans Sulawesi, Molombulahe, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Gorontalo.