Polisi Aniaya Nakes
Nakes Taufik Nur Dirujuk ke RSUD Hasri Ainun Habibie Gorontalo Usai Dianiaya Seorang Polisi
Menurut penuturan Taufik kepada TribunGorontalo.com, saat ini ia ditemani oleh ayah dan tantenya di ruang bedah lantai dua RSUD.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1942024_RSUD-Hasri-Ainun-Habibie-Limboto-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Taufik Nur, tenaga kesehatan (nakes) korban penganiayaan oknum polisi, kini telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasri Ainun Habibie di Limboto, Gorontalo.
Taufik sebelumnya mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.
Menurut penuturan Taufik kepada TribunGorontalo.com, saat ini ia ditemani oleh ayah dan tantenya di ruang bedah lantai dua RSUD.
Ia masih merasakan sakit di bagian kepala dan leher, serta hidungnya yang patah pun mengalami lebam.
Tangan dan lengannya juga menunjukkan bekas lebam dan luka.
Baca juga: BREAKING NEWS Polisi Tetapkan 3 Orang Jadi Tersangka Kasus Oknum Caleg DPRD Bone Bolango Gorontalo
Meskipun kondisinya masih dalam tahap pemulihan, Taufik sudah bisa makan sedikit.
Namun, ia masih mengalami kesulitan saat berjalan.
Kasus dugaan penganiayaan Taufik oleh oknum polisi ini sempat viral di media sosial setelah foto wajahnya yang babak belur beredar luas.
Kepala Puskesmas Paguyaman, Zulha J.A Pakai, membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa insiden terjadi pada Rabu malam (17/4/2024) sekitar pukul 19.00 WITA.
Zulha mengaku tidak mengetahui secara pasti motif di balik penganiayaan tersebut, namun menduga bahwa hal itu terkait dengan masalah pribadi.
Pihak puskesmas telah melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian dan kini kasusnya ditangani oleh Polres Boalemo. (*)