Human Interest Story
Sosok Cindy Sakila Dauda, Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter di Gorontalo
Cindy Sakila Dauda merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Cindy-Sakila-Dauda-mahasiswa-Universitas-Negeri-Gorontalo.jpg)
Ringkasan Berita:
- Cindy Sakila Dauda merupakan mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang berhasil menyeimbangkan beban akademik medis yang padat
- Selain menyandang gelar Duta Bahasa Provinsi Gorontalo 2023, Cindy memiliki rekam jejak prestasi nasional yang impresif
- Cindy membuktikan kekuatannya dalam menghadapi titik jenuh saat menyelesaikan skripsi di tengah jadwal klinis dan kompetisi nasional
(Penulis: Putri Salsabilah, Mahasiswa Magang Jurnalistik UNG)
TRIBUNGORONTALO.COM – Cindy Sakila Dauda merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Gorontalo.
Cindy Sakila Dauda memandang tantangan akademik justru menjadi bahan bakar untuk pengabdian yang lebih luas.
Mahasiswa program Pendidikan Profesi Dokter di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) ini membuktikan bahwa manajemen prioritas adalah kunci untuk tetap produktif tanpa harus mengorbankan salah satunya.
Lahir di Kota Gorontalo pada 20 Januari 2003, Cindy memulai langkah pendidikannya dari MI Al-Khairaat Tolango hingga SMAN 6 Gorontalo Utara. Ketertarikannya pada dunia medis membawanya meraih gelar Sarjana Kedokteran di UNG pada 2025 dengan predikat lulus tepat waktu. Kini, di tahun kedua pendidikan profesinya, ia tetap konsisten mengejar mimpi menjadi seorang dokter yang peka sosial.
Bagi Cindy, organisasi bukan sekadar pengisi waktu luang, melainkan "kawah candradimuka" untuk mengasah empati.
Cindy juga pernah menjabat sebagai Bendahara Umum UKM Literasi UNG (2024–2025) dan aktif di DPM FK UNG, ia belajar bahwa kepemimpinan dimulai dari kemampuan mengelola diri sendiri.
"Menjadi mahasiswa kedokteran bukan berarti kita harus membatasi diri hanya pada aspek klinis. Justru, kita dituntut menjadi pembelajar seumur hidup yang responsif terhadap isu di masyarakat," ungkap Cindy.
Kepeduliannya pun meluas hingga ke isu ekologi. Ia pernah dipercaya sebagai Sekretaris Umum Green Generation Gorontalo hingga merambah ke tingkat nasional melalui Green Generation Indonesia.
Baca juga: 7 Fakta Kecelakaan Maut Kakak Beradik PNS Gorontalo, Panggilan Terakhir Fanni Jadi Sorotan
Prestasi di Kancah Nasional
Dedikasi Cindy membuahkan berbagai apresiasi. Tahun 2024 menjadi catatan emas saat ia mewakili Gorontalo dalam program Green Leadership Indonesia di Jakarta. Tak hanya itu, ia juga merupakan Duta Bahasa Provinsi Gorontalo 2023 dan Duta Generasi Hijau 2019.
Di dunia literasi, kemampuannya merangkai kata membawanya masuk dalam jajaran 50 besar lomba menulis surat nasional oleh Nara Bahasa (2023).
Baginya, menulis adalah cara abadi untuk menyampaikan pesan.
Titik balik terberat dialaminya saat memasuki semester akhir jenjang S1.
Ia harus menyelesaikan skripsi di tengah padatnya jadwal klinis, tanggung jawab organisasi, dan tuntutan berbagai kompetisi nasional.