Senin, 16 Maret 2026

Roti MBG Berjamur

Sebuah Dapur MBG di Kota Gorontalo Akui Sebagian Roti yang Dibagikan ke Siswa Memang Berjamur

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Gorontalo menuai keluhan setelah seorang orang tua murid membagikan foto roti

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Sebuah Dapur MBG di Kota Gorontalo Akui Sebagian Roti yang Dibagikan ke Siswa Memang Berjamur
TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga
MBG--Potret SPPG Limba U Satu Kota Selatan Kota Gorontalo, Senin (16/3/2026). Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga. 

Ringkasan Berita:
  • Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 27 Kota Selatan, Kota Gorontalo, menuai sorotan setelah foto roti diduga berjamur yang dibagikan kepada siswa viral di media sosial.
  • Pihak SPPG Limba U Satu menyatakan telah melakukan pengecekan dan menemukan sekitar 50 roti tidak layak konsumsi dari ribuan roti yang diproduksi UMKM lokal.
  • Roti tersebut langsung ditarik dan diganti, sementara penyedia roti menyatakan siap mengganti kerugian serta diminta meningkatkan pengawasan produksi.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Gorontalo menuai keluhan setelah seorang orang tua murid membagikan foto roti yang diduga berjamur di media sosial.

Roti tersebut dibagikan kepada siswa di SDN 27 Kota Selatan, Kota Gorontalo. 

Unggahan itu kemudian menjadi perhatian publik dan memunculkan kekhawatiran terkait kualitas makanan yang dibagikan kepada siswa.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SPPG Limba U Satu Kota Selatan, Fitra R Nadji, menjelaskan pihaknya langsung melakukan pengecekan setelah menerima laporan dari sekolah.

Ia mengatakan, roti yang dibagikan kepada siswa berasal dari pelaku UMKM di Kota Gorontalo yang memproduksi ribuan roti untuk program MBG.

“Semalam roti yang masuk sudah kami cek kembali dan disortir. Kami belum menemukan indikasi roti itu berjamur saat pemeriksaan awal di SPPG,” ujar Fitra saat diwawancarai, Senin (16/3/2026).

MBG--Potret SPPG Limba U Satu Kota Selatan Kota Gorontalo,
MBG--Potret SPPG Limba U Satu Kota Selatan Kota Gorontalo, Senin (16/3/2026). Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga.

Menurutnya, roti tersebut diproduksi dalam jumlah besar, sekitar 2.080 hingga 2.800 buah, kemudian didistribusikan ke sejumlah sekolah.

Baca juga: Pemprov Gorontalo Genjot Dapur MBG Bisa Capai 100 hingga Akhir Ramadan 2026

Dalam proses produksi, roti dikemas dalam satu wadah yang berisi beberapa susun roti. Kondisi tersebut diduga menyebabkan sebagian roti saling menumpuk sehingga memicu munculnya jamur pada beberapa bagian.

“Karena diproduksi dalam jumlah banyak, ada beberapa roti yang menumpuk dalam satu wadah. Itu yang diduga menyebabkan sebagian roti berjamur,” jelasnya.

Roti-roti tersebut kemudian disalurkan ke tujuh sekolah penerima program MBG di wilayah Kota Selatan.

Setelah menerima laporan dari sekolah, pihak SPPG bersama tim melakukan pengecekan kembali terhadap roti yang telah dibagikan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan sekitar 50 roti yang tidak layak konsumsi.

“Untuk laporan saat ini sekitar 50-an roti yang kami temukan. Kami langsung mengantisipasi dan menarik roti yang berjamur tersebut,” kata Fitra.

Roti yang ditemukan dalam kondisi tidak layak konsumsi langsung ditarik dari sekolah dan diganti dengan roti dari penyedia lain.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 16 Maret 2026 (26 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:03
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved