Berita Internasional
Iran Klaim Serang Pusat Data Amazon dan Pangkalan Udara AS di Bahrain
Pasukan elit Iran, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), dilaporkan melancarkan serangan drone yang menargetkan pusat data milik Amazon di Bahrain
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/SERANGAN-Pusat-data-Amazon-Web-Services-AWS-di-Bahrain.jpg)
Ringkasan Berita:
- Iran melalui IRGC dilaporkan melancarkan serangan drone yang menargetkan pusat data Amazon di Bahrain serta beberapa fasilitas di kawasan Teluk.
- Amazon Web Services mengakui sejumlah fasilitasnya mengalami kerusakan struktural dan gangguan listrik akibat serangan tersebut.
- IRGC juga mengklaim menghancurkan gedung komando pangkalan udara Amerika Serikat di Bahrain dalam operasi militer yang mereka sebut “Honest Promise 4”.
TRIBUNGORONTALO.COM — Pasukan elit Iran, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), dilaporkan melancarkan serangan drone yang menargetkan pusat data milik Amazon di Bahrain, di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan Teluk.
Menurut laporan kantor berita pemerintah Iran, Fars News Agency, serangan tersebut bertujuan mengungkap dan melemahkan peran pusat data yang diduga mendukung aktivitas militer dan intelijen negara-negara yang menjadi lawan Tehran.
Fars menyebut fasilitas yang diserang merupakan bagian dari jaringan komputasi awan milik Amazon Web Services (AWS).
Laporan itu juga menyebut serangan di Bahrain merupakan bagian dari rangkaian operasi IRGC yang menargetkan pusat data Amazon di Dubai, Uni Emirat Arab, serta beberapa lokasi strategis lain di kawasan Timur Tengah.
Baca juga: Trump Minta Dunia Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Banyak Negara Pilih Diam
Sementara itu, AWS mengonfirmasi bahwa beberapa fasilitasnya di wilayah Teluk memang terdampak serangan.
Dalam pernyataannya pada Senin lalu, perusahaan menyebut dua fasilitas mereka di UEA terkena serangan langsung.
Sementara di Bahrain sebuah serangan drone terjadi sangat dekat dengan salah satu fasilitas mereka dan menyebabkan kerusakan fisik pada infrastruktur.
AWS menjelaskan serangan tersebut menimbulkan kerusakan struktural pada bangunan, mengganggu pasokan listrik ke sistem infrastruktur mereka.
Serangan itu juga memicu aktivitas pemadaman kebakaran yang dalam beberapa kasus menyebabkan kerusakan tambahan akibat air.
Di sisi lain, IRGC juga mengklaim berhasil menghancurkan gedung komando dan markas pangkalan udara milik United States Air Force di wilayah Sheikh Isa, Bahrain.
Menurut IRGC, serangan itu merupakan gelombang ke-14 dari operasi militer yang mereka sebut “Honest Promise 4”, yang menargetkan pangkalan udara Amerika Serikat di kawasan tersebut.
Serangan yang dilakukan pada Selasa pagi itu diklaim melibatkan 20 drone dan tiga rudal yang mengenai sasaran, menghancurkan gedung komando serta markas pangkalan udara, sekaligus membakar tangki bahan bakar.
Fars juga merilis rekaman yang diklaim memperlihatkan serangan rudal berat Iran terhadap pangkalan militer Amerika di Bahrain.
(*)
| Trump Minta Dunia Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Banyak Negara Pilih Diam |
|
|---|
| Trump Klaim Serangan Udara Besar-besaran AS Hancurkan Target Militer Iran di Pulau Kharg |
|
|---|
| Enam Kru Militer Amerika Meninggal dalam Kecelakaan Pesawat KC-135 di Irak Barat |
|
|---|
| Pesawat Pengisi Bahan Bakar Udara Amerika Jatuh di Irak, Klaim Ditembak Kelompok Pro-Iran |
|
|---|
| Rusia Marah Resolusinya soal Perdamaian di Iran Ditolak PBB, China Ikut Kecewa |
|
|---|