Selasa, 21 April 2026

Berita Internasional

Tim Cook Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok CEO Baru Apple

Takhta kepemimpinan di raksasa teknologi Apple resmi memasuki babak baru. Nama John Ternus mendadak menjadi perbincangan hangat

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Tim Cook Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok CEO Baru Apple
Istimewa
CEO APPLE -- Tim Cook telah mengundurkan diri dari jabatan Chief Executive Officer (CEO) Apple Inc. Tim Cook digantikan oleh John Ternus. (businessinsider.com) 

Ringkasan Berita:
  • John Ternus (50 tahun), veteran Apple selama 25 tahun yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Teknik Perangkat Keras, resmi ditunjuk sebagai CEO Apple menggantikan Tim Cook mulai 1 September 2026
  • Sebagai sosok dengan latar belakang teknis yang kuat, Ternus diharapkan mampu memacu inovasi produk (iPhone, iPad, Mac)
  • Ternus memikul beban untuk mempertahankan nilai pasar perusahaan yang telah mencapai 4 triliun dolar AS sekaligus membuktikan kemampuannya menciptakan produk revolusioner baru

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Takhta kepemimpinan di raksasa teknologi Apple resmi memasuki babak baru. Tim Cook secara resmi menanggalkan jabatannya sebagai Chief Executive Officer (CEO).

Nama John Ternus mendadak menjadi perbincangan hangat di lembah silikon.

Penunjukan Ternus bukanlah keputusan yang terjadi dalam semalam. Sosok pria berusia 50 tahun ini dianggap sebagai jawaban atas teka-teki siapa yang paling layak menjaga stabilitas sekaligus memacu inovasi di perusahaan bernilai triliunan dolar tersebut.

Ia akan memikul tanggung jawab besar sebagai Chief Executive Officer (CEO) mulai 1 September 2026 mendatang.

Transisi ini menjadi momen krusial bagi sejarah perusahaan sejak ditinggalkan oleh Steve Jobs.

Tim Cook yang telah memimpin selama 15 tahun dipastikan akan meletakkan jabatannya sebagai orang nomor satu.

Sosok John Ternus

Ternus bukan sekadar nama baru yang muncul karena keberuntungan dalam struktur organisasi. Ia adalah veteran yang telah mendedikasikan hidupnya selama seperempat abad di bawah logo apel digigit tersebut. Pengabdian selama 25 tahun memberinya perspektif yang luas mengenai evolusi teknologi yang pernah dialami Apple.

Dalam lima tahun terakhir, peran Ternus semakin krusial saat ia menjabat sebagai kepala teknik perangkat keras (hardware engineering). Posisi ini menempatkannya sebagai arsitek utama di balik layar pengembangan produk-produk ikonik. Kemampuannya dalam mengelola tim teknis skala besar menjadi modal kuat untuk memimpin ribuan karyawan global.

Dedikasinya di bidang rekayasa mencakup pengawasan terhadap tulang punggung bisnis Apple, yakni iPhone, iPad, dan Mac.

Ketiga perangkat ini bukan hanya sekadar produk, melainkan fondasi ekonomi yang menjaga posisi Apple tetap di puncak. Keberhasilannya dalam menjaga kualitas rekayasa inilah yang melicinkan jalannya menuju kursi CEO.

TIm Cook saat masih menjabat CEO Apple
CEO APPLE -- TIm Cook saat masih menjabat CEO Apple. (Cnet)

Banyak analis menilai bahwa profil teknis Ternus sangat dibutuhkan Apple saat ini. Di tengah tuntutan untuk terus melahirkan perangkat yang lebih bertenaga namun efisien, kehadiran seorang engineer di posisi puncak memberikan pesan kuat mengenai fokus perusahaan. Rekam jejak itulah yang menjadikannya kandidat utama penerus Cook.

Kesiapan Ternus dalam mengemban misi besar ini pun sudah dinyatakan secara terbuka. Ia menyadari bahwa memimpin Apple bukan sekadar mengelola bisnis, melainkan menjaga warisan inovasi yang sudah mendunia. Tantangan demi tantangan telah menantinya di meja kerja barunya nanti.

"Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini untuk meneruskan misi Apple ke depan," kata Ternus dalam pernyataan resminya dikutip dari AP via KompasTV, Senin (21/4/2026).

Baca juga: Sosok Kapolsek Telaga Gorontalo Iptu Fredy Yasin: Jadikan Profesi sebagai Ladang Amal

Warisan Nilai Perusahaan dan Tantangan Masa Depan

Meskipun ia akan resmi menjabat pada September nanti, pengaruhnya diperkirakan mulai terasa dalam proses transisi ini. Apple ingin memastikan bahwa perpindahan kekuasaan tidak mengganggu ritme produksi dan kepercayaan investor di pasar saham.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved