Roti MBG Berjamur
Sebuah Dapur MBG di Kota Gorontalo Akui Sebagian Roti yang Dibagikan ke Siswa Memang Berjamur
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Gorontalo menuai keluhan setelah seorang orang tua murid membagikan foto roti
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/MBG-Potret-SPPG-Limba-U-Satu-Kota-Selatan-Kota-Gorontalo-Senin-1632026.jpg)
SPPG Limba U Satu juga telah memesan roti pengganti dari UMKM lain sebagai langkah antisipasi apabila masih ada laporan serupa dari sekolah.
“Kami sudah memesan kembali roti dari tokoh lain. Kalau ada laporan lagi dari sekolah, langsung kami ganti,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penggantian roti dilakukan segera setelah laporan diterima dari pihak sekolah.
“Begitu ada laporan, langsung kami ganti pada saat itu juga,” tambahnya.
Selain itu, pihak SPPG juga telah berkoordinasi dengan UMKM sebagai penyedia roti awal.
Menurut Fitra, pihak UMKM tersebut menyatakan siap memberikan ganti rugi atas roti yang tidak layak konsumsi.
“Tadi kami juga sudah konfirmasi dengan pihak yang bersangkutan. Mereka siap mengganti kerugian tersebut,” katanya.
Baca juga: 252 Dapur MBG Ditutup Sementara Gara-gara Belum Penuhi Standar Sanitasi dalam 30 Hari
Fitra berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari. Ia menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat dalam proses produksi makanan yang disalurkan kepada siswa.
Menurutnya, produsen makanan harus lebih memperhatikan bahan baku, proses pembuatan hingga sistem penyimpanan agar kualitas makanan tetap terjaga.
“Ke depan kami berharap proses produksinya lebih diperhatikan lagi, mulai dari bahan hingga pembuatannya, supaya tidak ada lagi roti yang berjamur,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa roti yang dibagikan kepada siswa sebenarnya masih berada dalam masa konsumsi yang aman.
Berdasarkan informasi dari produsen, roti tersebut memiliki tanggal kedaluwarsa 19 Maret 2026.
Roti diproduksi pada malam hari dan langsung diantar ke SPPG untuk dilakukan pengecekan kualitas sebelum didistribusikan ke sekolah.
“Saat roti sampai di SPPG kami sudah melakukan quality control. Pada saat itu belum ditemukan roti yang berjamur,” jelasnya.
Temuan roti yang tidak layak konsumsi baru diketahui setelah pihak sekolah menyampaikan laporan kepada SPPG.
| Malam Tumbilotohe di Bone Bolango Bakal Terang, Lampu LED Membentang 2,5 Km |
|
|---|
| Tradisi Tumbilotohe Gorontalo, Mahasiswa UNG Siapkan 2.025 Lampu Botol |
|
|---|
| Iran Klaim Serang Pusat Data Amazon dan Pangkalan Udara AS di Bahrain |
|
|---|
| Trump Minta Dunia Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Banyak Negara Pilih Diam |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn Besok 16 Maret 2026: Cinta, Keuangan, Karier, Kesehatan |
|
|---|