PEMPROV GORONTALO
ASN Dekat Kantor Dianjurkan Bersepeda atau Jalan Kaki, Gubernur Gorontalo: Sunahnya Muakad
Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk berjalan kaki atau menggunakan sepeda bagi mereka
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gubernur-Gorontalo-Gusnar-Ismail-Rabu-142026-malam.jpg)
Ringkasan Berita:
- ASN yang tinggal dekat dianjurkan berjalan kaki atau bersepeda
- Tujuannya menekan konsumsi BBM dan mendukung efisiensi energi
- Kepala OPD diminta berbagi kendaraan saat turun ke lapangan. Minimal dua hingga tiga OPD menggunakan satu mobil bersama
TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk berjalan kaki atau menggunakan sepeda bagi mereka yang tinggal dekat dari tempat kerja.
Hal itu sebagai bagian dari upaya efisiensi energi di tengah kebijakan Work From Home (WFH).
Langkah itu jadi strategi penghematan energi dan BBM. Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dianjurkan untuk mulai membiasakan diri berjalan kaki atau menggunakan sepeda.
"Yang dekat rumahnya dengan kantor, disunahkan tapi sunahnya muakad, dianjurkan untuk jalan kaki atau paling tidak pakai sepeda," ujarnya saat konferensi pers soal WFH di Rudis Gubernur Gorontalo, Rabu (1/4/2026, malam.
Disclaimer : Judul artikel ini mengalami perubahan pada Kamis (2/4/2026 pukul 16.15 Wita. Mohon maaf atas ketidaknyaman
Selain itu, untuk pejabat pimpinan tinggi pratama atau kepala organisasi perangkat daerah (OPD), efisiensi juga dilakukan dengan mengurangi penggunaan kendaraan dinas secara terpisah saat turun ke lapangan.
Pola mobilisasi diubah dengan sistem berbagi kendaraan.
"Biasanya pakai mobil masing-masing OPD ke lapangan, maka itu kita harus gabung. Minimal ada dua OPD dalam atau mobil, bahkan sudah dirancang tiga kepala OPD satu mobil," jelasnya.
Kebijakan ini diharapkan mampu menekan konsumsi BBM. Pemprov akan terus memantau efektivitasnya secara berkala, termasuk menghitung dampak nyata terhadap penghematan energi.
"Karena kami setiap bulan diwajibkan memberikan laporan kepada Mendagri," pungkasnya.
Sebelumnya Pemrov Gorontalo memilih hari Rabu sebagai hari untuk Work From Home (WFH). Hal itu sebagai respon atas instruksi pemerintah pusat terkait WFH satu hari dalam sepekan sebagai bagian dari upaya penghematan BBM.
Hal itu disampaikan Gusnar dengan didampingi Sekretaris Daerah Sofian Ibrahim, Asisten Administrasi Umum Zukri Surotinojo, serta Tim Komunikasi Gubernur, saat menggelar konferensi pers di Rumah Dinas Gubernur Gorontalo untuk menyampaikan sikap resmi daerah, Rabu (1/4/2026).
Dalam penjelasannya, Gusnar menegaskan bahwa kebijakan bekerja dari rumah sebenarnya bukan hal baru bagi Pemprov Gorontalo.
Ia menyebut konsep tersebut sudah lebih dulu diterapkan sebelum adanya arahan terbaru dari pemerintah pusat.
| Pemprov Gorontalo Pastikan WFH Tak Kurangi TPP, Kinerja ASN Tetap Barometer Utama |
|
|---|
| Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Tegaskan Komitmen Pembangunan Berbasis HAM |
|
|---|
| Tunggu Arahan Gubernur, Pemprov Gorontalo Belum Terapkan WFH ASN |
|
|---|
| Soal ASN Naik Sepeda untuk Hemat BBM, Sekda Gorontalo: Kita Menyesuaikan Kebijakan Pemerintah Pusat |
|
|---|
| Gubernur Gorontalo Luncurkan Sosialisasi Masif PENAS KTNA 2026, Ajak Masyarakat Berpartisipasi |
|
|---|