Gempa Bumi
BMKG Ungkap Alasan Gorontalo Tak Termasuk Daerah Siaga Tsunami Pascagempa M7,6 di Malut-Sulut
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Gorontalo tidak termasuk dalam daftar daerah yang berstatus siaga tsunami
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-tangkapan-layar-peringatan-dini-BMKG.jpg)
Ringkasan Berita:
- BMKG memastikan Provinsi Gorontalo tidak termasuk dalam tujuh daerah berstatus siaga tsunami pascagempa Magnitudo 7,6 di Laut Maluku. Posisi geografis yang jauh dari pusat gempa membuat wilayah ini relatif aman
- BMKG merekomendasikan evakuasi di tujuh wilayah: Kota Ternate, hingga Minahasa Utara Bagian Selatan
- Hingga pukul 07:02 WIB tercatat gempa susulan Magnitudo 4,6. BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menjauhi pantai
TRIBUNGORONTALO.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Gorontalo tidak termasuk dalam daftar daerah yang berstatus siaga tsunami pascagempa tektonik Magnitudo 7,6 di Laut Maluku, Kamis pagi (2/4/2026).
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo, Cucu Kusmayancu, membenarkan adanya peringatan dini tsunami yang dikeluarkan BMKG untuk sejumlah wilayah di Maluku Utara dan Sulawesi Utara.
“Benar sekali,” ujarnya memastikan Provinsi Gorontalo tak terdampak potensi tsunami.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa Gorontalo tidak termasuk dalam tujuh daerah yang direkomendasikan untuk siaga maupun evakuasi. Hal ini karena posisi geografis Gorontalo dinilai cukup jauh dari pusat gempa.
“Alhamdulillah Gorontalo cukup aman, jaraknya cukup jauh dari sini,” tambahnya.
Hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan akibat gempa di wilayah Gorontalo. Data sementara dari Pusdalops BPBD Provinsi Gorontalo menunjukkan kondisi tetap aman.
Daerah Berstatus Siaga
BMKG sebelumnya telah mengeluarkan rekomendasi evakuasi untuk beberapa daerah dengan status ancaman SIAGA, yakni:
Kota Ternate (05:53:14 WIB)
Halmahera (05:54:14 WIB)
Kota Tidore (05:56:14 WIB)
Kota Bitung (06:12:14 WIB)
Minahasa Bagian Selatan (06:17:14 WIB)
Minahasa Selatan Bagian Selatan (06:18:14 WIB)
Minahasa Utara Bagian Selatan (06:18:14 WIB)