Rabu, 1 April 2026

ASN Pemkot Gorontalo

BREAKING NEWS! ASN Pemkot Gorontalo Serbu BTN, Protes Gaji Diduga Terpotong Sepihak

Suasana di kantor BTN kawasan Bundaran Saronde, Kota Gorontalo, mendadak dipadati ratusan aparatur sipil negara (ASN), Rabu (01/4/2026).

Tayang:
Penulis: WawanAkuba | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS! ASN Pemkot Gorontalo Serbu BTN, Protes Gaji Diduga Terpotong Sepihak
TribunGorontalo.com/Wawan Akuba
GERUDUK BTN -- Seorang pegawai Pemkot Gorontalo geruduk BTN sore tadi, Rabu (01/4/2026). FOTO: Wawan Akuba 

Ringkasan Berita:
  • Ratusan ASN Pemkot Gorontalo mendatangi kantor BTN menuntut kejelasan gaji yang diduga dipotong.
  • Aksi ini terjadi setelah pemindahan rekening gaji dari BSG ke BTN.
  • Salah satu ASN mengaku gajinya Rp4,7 juta hanya tersisa Rp50 ribu di rekening

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Suasana di kantor BTN kawasan Bundaran Saronde, Kota Gorontalo, mendadak dipadati ratusan aparatur sipil negara (ASN), Rabu (01/4/2026).

Kedatangan para pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo ini bukan tanpa alasan.

Mereka menuntut kejelasan terkait gaji yang diduga mengalami pemotongan secara sepihak oleh bank tersebut.

Aksi ini terjadi setelah sebelumnya Pemkot Gorontalo memindahkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke BTN.

Sebelumnya, pengelolaan rekening gaji ASN berada di Bank SulutGo (BSG).

Namun, akibat konflik internal yang terjadi, Pemkot Gorontalo memutuskan untuk menghentikan kerja sama dengan bank tersebut.

Sementara di sisi lain, ratusan ASN itu memiliki kredit berjalan di BSG. 

Pantauan di lokasi, para ASN terlihat memenuhi hampir seluruh area kantor BTN yang berada di sudut Bundaran Saronde.

Mereka berkumpul untuk meminta penjelasan terkait kondisi saldo rekening yang tidak sesuai dengan jumlah gaji yang seharusnya diterima.

Salah satu ASN, Winarti Botutihe, yang merupakan guru di SDN 39 Hulonthalangi, mengaku mengalami pemotongan gaji hingga hampir habis.

Saat diwawancarai, ia menyebut saldo rekeningnya tersisa sangat sedikit.

"Beruntung masih ada sisa gaji bulan lalu," katanya saat diwawancarai TribunGorontalo.com.

Winarti mengungkapkan, gaji bulanannya sebesar Rp4,7 juta tidak masuk secara utuh ke rekeningnya.

Ia bahkan menyebut saldo yang tersisa hanya sekitar Rp50 ribu.

Kondisi tersebut membuatnya merasa kecewa dan mempertanyakan kejelasan pengelolaan gaji.

Ia pun menegaskan akan tetap berada di lokasi hingga gaji yang menjadi haknya benar-benar masuk penuh ke rekening.

Hingga berita ini ditulis, para ASN berangsung kembali karena gaji kemudian dikembalikan oleh BTN. 

 (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved