Jumat, 3 April 2026

PEMPROV GORONTALO

ASN Dekat Kantor Dianjurkan Bersepeda atau Jalan Kaki, Gubernur Gorontalo: Sunahnya Muakad

Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai mendorong aparatur sipil negara (ASN) untuk berjalan kaki atau menggunakan sepeda bagi mereka

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto ASN Dekat Kantor Dianjurkan Bersepeda atau Jalan Kaki, Gubernur Gorontalo: Sunahnya Muakad
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
WFH ASN -- Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail saat menyampaikan keterangan pers terkait kebijakan Work From Home (WFH) di Rudis Gubernur Gorontalo, Rabu (1/4/2026), malam. 

"WFH ini sebenarnya bagi Pemprov Gorontalo sudah dilaksanakan sejak tahun lalu," ungkap Gusnar.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan adopsi dari pengalaman dan pemikirannya saat masih berada di Lemhanas, yang kemudian diterapkan di lingkungan pemerintah provinsi.

Baca juga: Pemprov Gorontalo Pastikan WFH Tak Kurangi TPP, Kinerja ASN Tetap Barometer Utama

WFH ASN — Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail saat Konferensi Pers terkait kebijakan Work From Home (WFH) di Rudis Gubernur Gorontalo, Rabu (1/4/2026) malam. WFH ASN Pemprov Gorontalo ditetapkan setiap hari Rabu.
WFH ASN — Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail saat Konferensi Pers terkait kebijakan Work From Home (WFH) di Rudis Gubernur Gorontalo, Rabu (1/4/2026) malam. WFH ASN Pemprov Gorontalo ditetapkan setiap hari Rabu. (TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Menindaklanjuti instruksi pusat yang menetapkan WFA pada hari Jumat, Pemprov Gorontalo tidak langsung mengambil keputusan, melainkan melakukan kajian internal terlebih dahulu.

"Setelah teman-teman di Pemprov mengkaji lebih jauh, maka kami menetapkan WFH-nya tetap hari Rabu," jelasnya.

Pemprov Gorontalo memilih mempertahankan pola yang sudah berjalan, sembari tetap menghormati kebijakan nasional dengan melaporkan hasil kajian tersebut ke Kemendagri. 

Tak berhenti di situ, Gusnar bahkan membuka peluang untuk memperluas kebijakan WFH menjadi dua hari dalam sepekan, menyesuaikan dengan praktik yang sudah diterapkan di daerah lain.

"Kalau kita mencontoh Sulawesi Utara itu dua hari, hari Rabu dan hari Kamis. Kami juga akan mengusulkan kalau bisa Gorontalo juga dua hari, Rabu dan Jumat, nanti kita lihat," ujarnya.

Meski diakui berdampak pada penggunaan listrik dan air, Gusnar menegaskan bahwa fokus utama kebijakan WFH kali ini adalah untuk menekan konsumsi BBM.

Sekda Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim menegaskan bahwa WFH bukanlah hari libur. 

"Kita tetap bekerja, diharapkan seluruh ASN. Pemerintahan didorong berbasis digital," kata Sofian.

Ia menyebut kebijakan ini tidak mereta di semua OPD. Beberapa layanan masyarakat tetap bekerja seperti biasa.

"Jadi ada OPD yang menangani kebencanaan, menangani ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, kesehatan, pendidikan, pendapatan, atau OPD yang melayani masyarakat secara langsung itu tidak melaksanakan WFH," jelas Sofian.

Instruksi juga akan diarahkan pada penghematan energi listrik dan air di kantor. Dari WFA tahun lalu dengan menggunakan sembilan sampel, ditemukan penghematan sebesar 25 persen penghematan listrik dan air. 

"Mudah-mudahan dengan WFH ini kita akan mendapat banyak penghematan," pungkasnya. (***)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved