Berita Internasional
Gempa Bumi Susulan 5,5 Guncang Afghanistan, Korban Jiwa Dipastikan Bertambah
Sebuah gempa berkekuatan 5,5 mengguncang Afghanistan bagian tenggara pada Selasa (2/9/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PUING-GEMPA-Sejumlah-warga-berada-di-puing-puing-gempa.jpg)
Unicef mengingatkan ribuan anak berada dalam kondisi berisiko tinggi. Badan PBB itu mengirim obat-obatan, pakaian hangat, tenda, perlengkapan kebersihan, hingga air bersih.
WHO menegaskan lebih dari 12.000 orang terdampak langsung, dengan sistem kesehatan lokal nyaris lumpuh dan sepenuhnya bergantung pada bantuan internasional.
Taliban mengerahkan pasukan untuk membantu warga, tetapi keterbatasan sumber daya, jalan rusak, dan gempa susulan membuat operasi kemanusiaan sangat sulit.
Banyak keluarga kini tinggal di alam terbuka, dihantui rasa takut akan guncangan berikutnya.
Sejumlah negara mulai menyalurkan bantuan. Inggris mengalokasikan £1 juta, India mengirim 1.000 tenda dan 15 ton bahan makanan, sementara Tiongkok, Uni Emirat Arab, Uni Eropa, Pakistan, dan Iran juga menyatakan komitmen, meski sebagian bantuan belum tiba.
Keterlambatan bantuan diperparah pemangkasan dana internasional.
Keputusan mantan Presiden AS Donald Trump pada awal tahun memangkas dana USAID serta berkurangnya dukungan donor akibat kebijakan Taliban terhadap perempuan dan pekerja kemanusiaan, membuat Afghanistan semakin rentan menghadapi bencana. (*)
| Total 140 Tentara Amerika Terluka Sejak Perang dengan Iran Dimulai, Meninggal 7 Orang |
|
|---|
| Mojtaba Khamenei jadi Pemimpin Baru Iran, Amerika Emosi Sebut tak Bakal "Hidup" Lama |
|
|---|
| Perang Iran Meluas ke Banyak Negara, Lebih dari 1.300 Orang Tewas dalam Enam Hari |
|
|---|
| Konflik Iran Picu Lonjakan Harga BBM di Amerika Gara-gara Jalur Minyak Dunia Terganggu |
|
|---|
| Serangan Drone Iran Tewaskan Tentara Amerika, Washington Curiga Ada Bantuan Intelijen Rusia |
|
|---|