Berita Internasional
Enam Kru Militer Amerika Meninggal dalam Kecelakaan Pesawat KC-135 di Irak Barat
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi pada Jumat (13/3) bahwa seluruh kru yang berjumlah enam orang tewas setelah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KECELAKAAN-Pesawat-kargo-pengisi-BBM-pesawat-milik-Amerika.jpg)
Ringkasan Berita:
- Seluruh enam kru pesawat pengisi bahan bakar KC-135 milik Amerika Serikat dikonfirmasi meninggal
- CENTCOM menyatakan insiden tersebut terjadi di "ruang udara ramah" selama Operasi Epic Fury
- Amerika masih melakukan penyelidikan
TRIBUNGORONTALO.COM -– Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengonfirmasi pada Jumat (13/3) bahwa seluruh kru yang berjumlah enam orang tewas setelah pesawat pengisi bahan bakar udara jenis KC-135 jatuh di wilayah Irak bagian barat.
Melalui pernyataan resmi di platform X, CENTCOM menyatakan bahwa insiden tersebut terjadi pada Kamis, 12 Maret 2026.
Saat kejadian, pesawat sedang beroperasi di wilayah "ruang angkasa ramah" (friendly airspace) dalam rangka mendukung Operasi Epic Fury, kampanye militer AS terhadap Iran yang diluncurkan sejak akhir Februari lalu.
Penyebab Masih Diselidiki
Pihak berwenang AS menegaskan bahwa penyelidikan terkait penyebab jatuhnya pesawat masih terus berlangsung.
Namun, CENTCOM memberikan klarifikasi awal bahwa jatuhnya pesawat bukan disebabkan oleh tembakan musuh maupun tembakan persahabatan (hostile or friendly fire).
Klaim Kelompok Perlawanan Islam
Di sisi lain, kelompok "Perlawanan Islam di Irak", sebuah koalisi faksi bersenjata yang bersekutu dengan Iran, mengklaim bertanggung jawab atas penargetan dua pesawat KC-135 milik AS di Irak barat dalam 24 jam terakhir.
Kelompok tersebut menggambarkan serangan yang mereka klaim sebagai bentuk balasan atas apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran kedaulatan dan ruang udara Irak oleh "pasukan pendudukan."
Hingga saat ini, Departemen Pertahanan AS belum merilis identitas keenam kru yang gugur, menunggu pemberitahuan resmi kepada pihak keluarga.(*)