Ramadan
Tata Cara Salat Tahajud, Raih Lailatul Qadar dengan Ampunan Allah SWT
Salat Tahajud merupakan salat sunah yang dikerjakan setelah tidur malam. Rasulullah SAW tak pernah meninggalkan salat tahajud
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-Seorang-muslim-yang-sedang-salat-tahajud.jpg)
Ringkasan Berita:
- Tahajud" berasal dari bahasa Arab yang berarti upaya sungguh-sungguh untuk melawan atau meninggalkan tidur demi beribadah kepada Allah SWT
- Salat sunah ini dikerjakan pada malam hari, tepatnya di antara waktu setelah salat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh
- Berdasarkan pengertiannya, keabsahan Salat Tahajud umumnya mensyaratkan seseorang untuk tidur terlebih dahulu sebelum mengerjakannya, meskipun hanya sebentar.
TRIBUNGORONTALO.COM – Salat Tahajud merupakan salat sunah yang dikerjakan setelah tidur malam.
Dalam bahasa Arab, "Tahajud" sendiri berarti "berupaya melawan atau meninggalkan tidur."
Rasulullah SAW tak pernah meninggalkan salat tahajud hingga akhir hayatnya.
Berikut adalah panduan lengkap untuk melaksanakan salat Tahajud, mulai dari niat hingga doa setelahnya.
Bacaan Niat Salat Tahajud
Niat salat Tahajud yang benar adalah sebagai berikut:
صَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Latin: Ushalli Sunnatat Tahajjudi Rak'ataini Lillaahi Ta'alaa.
Artinya: "Aku niat salat sunah tahajud dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Pelaksanaan Salat Tahajud
Salat Tahajud umumnya dilakukan sebanyak dua rakaat dengan tata cara sebagai berikut:
- Niat di dalam hati, diikuti dengan takbiratul ihram.
- Membaca doa iftitah.
- Membaca surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan surat lain dari Al-Qur'an.
- Lakukan rukuk, i'tidal, dan sujud dengan tumakninah (tenang).
- Duduk di antara dua sujud, lalu sujud kedua.