Berita Internasional
Gempa Bumi Susulan 5,5 Guncang Afghanistan, Korban Jiwa Dipastikan Bertambah
Sebuah gempa berkekuatan 5,5 mengguncang Afghanistan bagian tenggara pada Selasa (2/9/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PUING-GEMPA-Sejumlah-warga-berada-di-puing-puing-gempa.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Sebuah gempa berkekuatan 5,5 mengguncang Afghanistan bagian tenggara pada Selasa (2/9/2025).
Getarannya memicu kepanikan baru hanya dua hari setelah gempa besar yang menewaskan lebih dari 1.400 orang dan melukai ribuan lainnya.
Badan geologi mencatat lindu terjadi di kedalaman dangkal 10 kilometer, sama dengan gempa bermagnitudo 6 yang melanda pada Minggu tengah malam.
Guncangan pertama itu telah meratakan rumah-rumah di desa-desa terpencil dan menjadi salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.
Getaran susulan pada Selasa memicu longsoran batu dari perbukitan, memutus akses jalan, serta menghentikan operasi pencarian dan penyelamatan.
“Lebih banyak orang terluka, kemungkinan jumlah korban tewas akan terus bertambah,” ujar Safiullah Noorzai dari Aseel, sebuah platform kemanusiaan yang menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak.
Seorang jurnalis Reuters yang sempat menjangkau lokasi sebelum gempa susulan melaporkan, hampir seluruh rumah di desa-desa hancur.
Warga masih berusaha menggali reruntuhan mencari penyintas ketika lindu kedua merobohkan bangunan yang sebelumnya hanya retak.
Menurut juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, hingga Selasa malam tercatat sedikitnya 1.411 orang meninggal dunia, 3.124 orang luka-luka, dan lebih dari 5.400 rumah rata dengan tanah.
PBB memperingatkan jumlah korban hampir pasti akan meningkat seiring sulitnya akses ke wilayah pegunungan.
Organisasi Save the Children mendesak dunia segera menyalurkan dana darurat.
“Ini adalah perlombaan melawan waktu untuk menyelamatkan nyawa mengevakuasi korban dari desa terpencil yang terputus dan memastikan air bersih, makanan, serta tempat tinggal segera tiba,” kata Samira Sayed Rahman, Direktur Program dan Advokasi Save the Children.
Gempa di kawasan pegunungan Hindu Kush bukan hal baru, sebab wilayah ini berada di pertemuan lempeng India dan Eurasia.
Provinsi Kunar dan Nangarhar menjadi daerah paling parah dilanda gempa Minggu lalu.
Jalan-jalan pegunungan yang retak dipenuhi antrean ambulans, sementara helikopter bolak-balik membawa logistik serta mengevakuasi korban ke rumah sakit.
| Total 140 Tentara Amerika Terluka Sejak Perang dengan Iran Dimulai, Meninggal 7 Orang |
|
|---|
| Mojtaba Khamenei jadi Pemimpin Baru Iran, Amerika Emosi Sebut tak Bakal "Hidup" Lama |
|
|---|
| Perang Iran Meluas ke Banyak Negara, Lebih dari 1.300 Orang Tewas dalam Enam Hari |
|
|---|
| Konflik Iran Picu Lonjakan Harga BBM di Amerika Gara-gara Jalur Minyak Dunia Terganggu |
|
|---|
| Serangan Drone Iran Tewaskan Tentara Amerika, Washington Curiga Ada Bantuan Intelijen Rusia |
|
|---|