Berita Internasional
AS Pilih Diplomasi dengan Iran, Trump Tetap Siapkan Opsi Kekuatan Militer
Pemerintah Amerika Serikat menyatakan akan tetap menempuh jalur diplomasi dengan Iran terkait program nuklirnya, namun tetap membuka opsi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/IRAN-DAN-AMERIKA-Opsi-lain-dipertimbangkan-Donald-Trump-Presiden-Amerika.jpg)
Namun, ia menegaskan pemerintah tidak akan mengubah komitmen utama untuk mendeportasi imigran ilegal.
Leavitt menjelaskan pernyataan Trump mengenai pendekatan “lebih lunak” dalam kebijakan imigrasi bukan berarti pelonggaran aturan, melainkan peningkatan kerja sama antara pemerintah federal, negara bagian, dan otoritas lokal agar penegakan hukum berjalan efektif.
Ia juga menyoroti ketegangan antara otoritas imigrasi federal dan beberapa pejabat negara bagian yang dinilai memperumit proses penegakan hukum.
Pemerintah AS, lanjutnya, akan tetap memprioritaskan deportasi imigran ilegal yang terlibat tindak kriminal.
Leavitt memastikan otoritas imigrasi AS akan terus menjalankan tugas di berbagai kota, sembari menekankan pentingnya kerja sama lintas pemerintahan agar kebijakan tersebut berjalan maksimal.
(*)
| Negara-negara Di Dunia Cuek saat Trump Minta Bantuan Kirim Kapal ke Selat Hormuz |
|
|---|
| Iran Klaim Serang Pusat Data Amazon dan Pangkalan Udara AS di Bahrain |
|
|---|
| Trump Minta Dunia Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Banyak Negara Pilih Diam |
|
|---|
| Trump Klaim Serangan Udara Besar-besaran AS Hancurkan Target Militer Iran di Pulau Kharg |
|
|---|
| Enam Kru Militer Amerika Meninggal dalam Kecelakaan Pesawat KC-135 di Irak Barat |
|
|---|