Minggu, 15 Maret 2026

Berita Nasional

Terkuak Alasan Menteri Purbaya Tolak Bayar Utang Kereta Cepat hingga Enggan Biayai Proyek Luhut

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa Tak mau bayar utang kereta cepat 'Whoosh' dan proyek yang diusulkan Luhut, ini alasannya

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Terkuak Alasan Menteri Purbaya Tolak Bayar Utang Kereta Cepat hingga Enggan Biayai Proyek Luhut
Tribunnews.com
KERETA CEPAT - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa tak mau bayar utang kereta cepat 'Whoosh' dan proyek yang diusulkan Luhut, ini alasannya 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Beredar informasi bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa Tak mau bayar utang kereta cepat 'Whoosh'.

Kereta cepat Woosh adalah sistem kereta api yang berkecepatan tinggi sehingga bisa mempercepat waktu perjalanan.

Kereta cepat ini menjadi alat transportasi pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang menghubungkan antara Jakarta dan Bandung.

Namun, meskipun kendaraan ini menjadi langkah besar yang membawa indonesia menuju modernisasi tapi Woosh menghadapi tantangan finansial.

Sehingga Indonesia terpaksa meminjam sekitar Rp116 triliun ke China Development Bank untuk mendirikan proyek ini.

Setalah terbangun, jumlah penumpang harian yang ditargetkan awal 50-75 ribu penumpang, tapi dalam realitanya hanya berkisar 16-21 ribu penumpang saja.

Hal itu mengakibatkan PT Kerta Api Indonesia (KAI) yang merupakan operator utamanya mengalami kerugian yang signifikan.

Pada tahun 2024 total kerugian yang dialami PT KAI mencapai Rp2,24 triliun dan di tahun 2025 merosot menjadi Rp1,25 trilian.

Sehingga untuk menutupi kerugian dan membayar utang yang disebabkan kereta cepat woosh ini diminta ke menteri Keuangan Purbaya.

Baca juga: Simak Daftar Tunjangan yang Akan Didapat PPPK Paruh Waktu Jika Telah Resmi Dilantik

Alhasil, Purbaya menolak mentah-mentah

Tak hanya itu, bahkan proyek yang diusulkan oleh Luhut Binsar Pandjaitan.

Nama Luhut sudah familiar terdengar di telinga masyarakat Indonesia.

Dirinya kerap menjadi sorotan publik. awalnya dengan pernyataannya yang menyebut Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK sebagai kampungan.

Lalu dia juga terlibat dalam bisnis tes PCR pada masa virus corona dulu.

Luhut sejatinya merupakan orang yang berkecimpung lama di dunia militer, politik dan pemerintahan Indonesia.

Sumber: Tribun sultra
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 15 Maret 2026 (25 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:04
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved