Selasa, 17 Maret 2026

Berita Nasional

Terkuak Alasan Menteri Purbaya Tolak Bayar Utang Kereta Cepat hingga Enggan Biayai Proyek Luhut

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa Tak mau bayar utang kereta cepat 'Whoosh' dan proyek yang diusulkan Luhut, ini alasannya

Tayang:
Editor: Prailla Libriana Karauwan
zoom-inlihat foto Terkuak Alasan Menteri Purbaya Tolak Bayar Utang Kereta Cepat hingga Enggan Biayai Proyek Luhut
Tribunnews.com
KERETA CEPAT - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa tak mau bayar utang kereta cepat 'Whoosh' dan proyek yang diusulkan Luhut, ini alasannya 

Saat ini dirinya memegang posisi strategis di pemerintahan yakni sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Dari pengalamannya di dunia militer, Luhut pernah memimpin Pasukan indonesia di beberapa daerah seperti Lebanon.

Hal itupun yang membawanya bisa menempati berbagai jabatan strategis di TNI.

Setelah dirinya pensiun, ia pun aktif di bidang pemerintahan dengan memegang peran penting berbagai proyek infrastruktur, investasi dan nasional.

Ia pun kerap menjadi mediator untuk memastikan proyek strategis dapat berjalan lancar.

Baca juga: Begini Cara Unduh SK Pertek PPPK Paruh Waktu 2025 yang Diterbitkan BKN serta Cara Cek NIP

Meskipun kebijakannya dianggap penghalang oleh para pejabat negara, namun aksi itu kerap menuai dukungan positif dari masyarakat.

Dilansir dari TribunnewsSultra.com, Simak penjelasan terkait apa saja proyek yang ditolak Purbaya untuk dibiayai dikutip dari Tribunnews.com

1. Whoosh

Masih ingat dengan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh

Kereta ini memiliki tanggungan utang yang tidak sedikit. 

Namun Purbaya enggan menjadi utang tersebut dibebankan pada APBN.

Awalnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria membahas terkait pembayaran utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) oleh pemerintah.

Secara tegas, Purbaya menolak hal tersebut. 

Menurutnya, proyek Whoosh sudah dikelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mana saat ini sudah berada di bawah naungan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Danantara sendiri, kata Purbaya, sudah punya manajemen dan deviden sendiri.

Sumber: Tribun sultra
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 17 Maret 2026 (27 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:02
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved